Home / Berita Terkini / Unpar Berikan Instalasi Biodigester bagi Masyarakat RW 1 dan RW 11 Ciumbuleuit

Unpar Berikan Instalasi Biodigester bagi Masyarakat RW 1 dan RW 11 Ciumbuleuit

Sebagai basis inovasi akademik, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memberikan kontribusi bagi pengolahan limbah di dalam dan luar kampus Unpar. Dalam acara “Unpar Peduli Lingkungan”, Unpar memberikan instalasi biodigester bagi masyarakat RW 1 dan RW 11 yang berdampingan dengan kampus, pada akhir Januari lalu. Dengan peralatan biodigester ini, sampah organik masyarakat dapat diolah menjadi biogas dan pupuk organik sehingga memberikan manfaat yang positif, sekaligus mendukung program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Kegiatan peduli lingkungan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Unpar ke-64 (17/1/2019) yang mengusung tema “The Great Unpar: Unpar Peduli.” Melalui tema tersebut Unpar menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang peduli akan pengembangan keilmuan dan kehidupan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Unpar juga menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berakar dari kepedulian kepada masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan kerja bakti yang diadakan oleh Biro Umum dan Teknik (BUT). Karyawan BUT serta tenaga kebersihan Unpar membersihkan lingkungan di sekitar Kampus Unpar, termasuk Jalan Ciumbuleuit, Jalan Menjangan, Jalan Bukit Jarian dan Jalan Ciloa. Kegiatan bersih-bersih ini difokuskan pada pengumpulan sampah plastik dan pembersihan saluran air di kawasan tersebut.

Peringati Hari Bumi

Memperingati Hari Bumi (Earth Day) yang jatuh pada 22 April 2019 lalu, Unpar memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus hijau yang ramah lingkungan. Rangkaian kegiatan Earth Day di Kampus Unpar Ciumbuleuit merupakan hasil kolaborasi antara pihak universitas, mahasiswa, serta alumni.

Komitmen bersama #2019UnparHijau direalisasikan secara simbolik dalam Deklarasi Unpar Hijau yang ditandatangani oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D., Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Sofyan Hernadi, Direktur PD Kebersihan Deni Nurdyana Hadimin, serta perwakilan organisasi dan komunitas mahasiswa.

Salah satu agenda penting dalam acara tersebut yakni peresmian biodigester (pengolah sampah organik). Momen ini menjadi simbol keinginan Unpar untuk meningkatkan pengelolaan sampah menuju kampus bebas limbah (zero-waste campus). Pembuatan biodigester ini didukung oleh Kahiji (Khazanah Hijau Indonesia), rintisan alumni TI Unpar yang memfokuskan diri pada pengelolaan sampah berbasis permakultur.