Home / Berita Terkini / Unpar Angkat Peran Revolusi Industri 4.0 dalam ISC 2020

Unpar Angkat Peran Revolusi Industri 4.0 dalam ISC 2020

Pada tahun 2020, International Office (IO) Unpar kembali mengadakan International Student Conference on Global Citizenship (ISC). ISC telah diselenggarakan secara rutin sebanyak sembilan kali sejak 2013.

Mengangkat tema “The Role of Industrial Revolution 4.0 on Global Citizenship“, ISC 2020 dilaksanakan di Bandung dan Jakarta pada 11 sampai 18 Januari 2020. Ada beberapa topik yang akan dibahas pada ISC 2020 ini, seperti misalnya Big Data and Internet of Things, Security and Legal Framework, Employment Competences and Educational Transformation, dan juga topik tentang Ethics and Social Problem

Sesuai dengan tema, ISC tahun ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran serta menyediakan forum untuk meningkatkan pengetahuan serta berbagi pengalaman dan perspektif untuk masalah revolusi industri 4.0. Selain itu, ISC menjadi wadah mengasah soft skill dari para peserta serta memperkenalkan wawasan budaya baik dari Jawa Barat maupun dari negara-negara lain.

Acara dibuka secara resmi pada Minggu (12/1) oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D., yang juga mengharapkan agar ISC dapat membuka wawasan para peserta akan perkembangan teknologi dan perubahan masyarakat global berkaitan dengan revolusi industri 4.0. Mengiringi pembukaan ISC, para peserta mendapat key lecture yang dibawakan oleh Niclas Andersson, Ph.D. dari Malmo University serta Prof. Bambang Sugiharto dari Unpar.

Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai workshop yang dibawakan oleh akademisi maupun praktisi profesional. Para narasumber workshop antara lain Anthony Marwan Dermawan (Qlue Indonesia), Dr. Veronica Sri Moertini (Unpar), Shannon Conley, Ph.D. (James Madison University), Tobias Denskus, D.Phil. (Malmo University), serta tim dari Assegaf Hamzah and Partner. Melalui workshop ini, para peserta memahami bagaimana revolusi industri 4.0 mendorong inovasi dan berdampak secara global.

Selain diberikan pengalaman akademik yang menarik, para peserta mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah dan beberapa perusahaan e-commerce ternama di Indonesia, yaitu Blibli dan Gojek. Tidak hanya itu, para peserta yang mayoritas berasal dari luar Indonesia diajak untuk mencicipi kebudayaan lokal Indonesia, dari pengetahuan membuat batik, mengunjungi Saung Angklung Udjo dan mempelajari bahasa Indonesia.

Adapun peserta yang mengikuti ISC 2020 berjumlah 76 orang. Mereka terdiri dari mahasiswa lokal dari Unpar dan Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta, serta mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Swedia, Spanyol, Jerman, Ghana, Mesir, Jepang, Tiongkok, Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Filipina. Para mahasiswa internasional mayoritas berasal dari berbagai universitas yang tergabung dalam International Network of Universities (INU). (YJR/DAN)