Home / Berita Terkini / TI Unpar Melihat Profesionalitas Dalam CHAT 2020

TI Unpar Melihat Profesionalitas Dalam CHAT 2020

Divisi Hubungan Masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (HMPSTI Unpar) mengadakan acara bertajuk Connected Through Alumni Thoughts atau dikenal juga sebagai CHAT. CHAT merupakan sebuah acara yang bertujuan untuk membangun relasi antara mahasiswa aktif TI Unpar dengan alumni, sekaligus menambah wawasan seputar aplikasi setiap pusat studi TI dalam dunia profesional. 

CHAT 2020 yang mengambil tema “Insight of Industrial Engineering from the Professionals” diadakan setiap hari Sabtu mulai tanggal 18 Juli 2020 hingga 8 Agustus 2020. Melalui media online Google Meet, CHAT 2020 berhasil diselenggarakan sebanyak 4 kali dan dihadiri oleh 273 peserta.

CHAT 2020 mengundang 8 orang narasumber yang semuanya adalah alumni TI Unpar dari berbagai angkatan. Setiap alumni diundang dan disesuaikan dengan empat pusat studi TI; manufaktur, ergonomi, system enterprise, dan supply chain. Pada pusat studi Manufaktur, diundang Willy Wijayaputra (Head of New Product Category Development and Partnership Dept. di PT Kaldu Sari Nabati) dari angkatan 2001 dan Wira Satria (EAJP Supply Chain Performance Senior Manager di Schneider Electric) dari angkatan 2003. 

Mengisi talkshow pusat studi Ergonomi, diundang Rafiandra Widhiansyah (UI/UX di Cashbac) dari angkatan 2014 dan Kamila Okta Saarah (UX Designer & Product Design Lead di Tokopedia) dari angkatan 2012. Selanjutnya, pada pusat studi System Enterprise, CHAT 2020 mengundang Alexander Hendrowijaya (Founder and Managing Director at Volt and Fast) dari angkatan 2003 dan Henry Winarta (Area Sales Retention Manager at Ula) dari angkatan 2014. 

Terakhir, pada pusat studi Supply Chain, telah diundang Natasha Elberta (Procurement Analyst di PT Astra International Tbk) dari angkatan 2013 dan Iman Kusnadi (Co- founder/Chief Executive Officer di Ritase) dari angkatan 1994.

Acara CHAT 2020 diawali dengan sesi sharing dengan alumni yang bersangkutan. Alumni-alumni yang hadir sebagai narasumber menjelaskan pekerjaan serta latar belakangnya, terutama kaitan antara ilmu-ilmu yang didapat selama mengenyam pendidikan pada prodi TI dengan pekerjaannya saat ini.

“Perubahan akan selalu ada, kita harus berani menjadi Agent of Change, kita harus berani memulai perubahan, meneruskan perubahan, dan jangan pernah berhenti jika kita melakukan sesuatu,” tutur Wira Satria, salah satu narasumber dari pusat studi manufaktur di tengah sesi sharing.

Selain sesi sharing, CHAT 2020 juga mengadakan networking session. Sesi ini memungkinkan peserta untuk lebih dalam dan intim berbincang bersama para alumni. Sesi yang memang dimaksudkan lebih santai itu, memberikan kesempatan pada peserta untuk berbicara dua arah langsung dengan narasumber, bukan hanya melalui presentasi dan tanya jawab.

Menurut Selestinus Devin Fanani selaku ketua pelaksana CHAT 2020, selain mendapatkan insight menarik yang jarang diperoleh di kelas, terbentuk kekeluargaan yang semakin erat antara mahasiswa dengan alumni melalui acara tersebut. Melalui acara CHAT 2020, diharapkan mahasiswa-mahasiswi Teknik Industri Unpar dapat memperoleh manfaat bagi karir dan kehidupan mereka nantinya di dunia profesional. (/AKA,DAN – Divisi Publikasi. Sumber: Rilis Media CHAT 2020)