Home / Alumni / TEDxUnpar Gelar Acara Perdana

TEDxUnpar Gelar Acara Perdana

Pada Sabtu (13/4/2019), TED bersama Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berkolaborasi mengadakan acara TEDxUnpar. Acara ini ditujukan sebagai arena bagi masyarakat Unpar untuk menyampaikan ide-ide dan gagasan dalam skala lebih besar. TEDxUnpar mengundang pembicara inspiratif yang merupakan bagian dari masyarakat Unpar (Unparian) seperti mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan juga alumni. TEDxUnpar ini merupakan acara TED Talks yang diadakan perdana oleh institusi pendidikan tinggi swasta di Bandung.

Pada kesempatan ini, TEDxUnpar mengundang sepuluh pembicara, yaitu Agatha Lidya (Duta Bahasa Nasional 2018), Alya Nurshabrina (Miss Indonesia 2018), Felix Jonathan S (Sarjana Teknik Industri), Suryadi Go (Sarjana Teknik Industri), Arifin Dobson (Physicist bachelor), Wafa Taftazani (Youtube Country Strategic Partnership Manager, Google), Romy Loice (Kepala Program S1 Departemen Teknik Industri Unpar), Sapta Dwikardana (Konsultan; Dosen Unpar), Githa Nafeeza (Founder Shabu Hachi), dan Marthella Revera Roidatua Sirait (Founder Koneksi Indonesia Inklusif).

Acara ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh tiga pembicara, yaitu Felix Jonathan S yang membawa topik “Mantra of Happiness”, Sapta Dwikardana dengan TED talks-nya yang berjudul “Kematian Tulisan Tangan”, dan Agatha Lidya yang menyampaikan “Intercultural Experiences”.

Di antara sesi, acara diisi dengan penampilan pantomim oleh Wanggi Hoed dan penampilan musik oleh Hagai. Kemudian pada sesi kedua, acara diisi oleh Wafa Taftazani yang membawa topik tentang “Money”, Arifin Dobson membagikan sharing tentang “Mad Venture”, Alya Nurshabrina mengenai “How to Paint Success”, Romy Loice dengan TED talks-nya berjudul “Jangan Mengukur Masa Depan dengan Penggaris Masa Lalu”, Githa Nafeeza membawakan topik tentang “How Quotes can Make You Successful”, Marthella Rivera Roidatua Sirait berbagi gagasan mengenai “Who Should Speak for Disability”, dan sesi ditutup oleh pembicara terakhir, yakni Suryadi Go dengan topik “Advertising Ourselves”.

Adapun TED adalah organisasi non-profit yang berdedikasi untuk menyebarkan ide-ide dan gagasan inspiratif dalam bentuk seminar “yang menggerakkan” dalam durasi singkat. Dikutip dari website TED, TED mulai beroperasi di tahun 1984 sebagai sebuah konferensi yang mana Technology, Entertainment, dan Design (TED) dipersatukan. Hingga kini, TED Talks mencakup berbagai topik, mulai dari sains, bisnis, hingga isu-isu global yang dipresentasikan dalam lebih dari 100 bahasa. Sementara itu, TEDx merupakan acara yang diadakan secara independen dan dibentuk atas kolaborasi dengan organisasi atau institusi.