Home / Berita Terkini / Tax Center, Bantu Membangun Kesadaran Akan Pajak

Tax Center, Bantu Membangun Kesadaran Akan Pajak

Dalam membantu negara untuk membangun kesadaran taat dan wajib pajak, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mendirikan Tax Center.

Pada Jumat (11/8) lalu, Tax Center Unpar juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ‘Pajak Bertutur’ Kanwil DJP Jawa Barat I. Peran khusus tax center yaitu menghimpun mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tax Center Unpar mengirimkan 50 orang peserta pelatihannya yang terdiri atas mahasiswa Unpar dan non-Unpar.

Kegiatan “Pajak Bertutur” tersebut mendapatkan penghargaan Muri. Hal ini dikarenakan kegiatan tersebut diadakan serentak di seluruh wilayah Indonesia pada 11 Agustus 2017. Dikutip dari berita online Tribun Jabar, Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Yoyok Satiotomo mengatakan bahwa program “Pajak Bertutur” ini merupakan salah satu upaya Ditjen Pajak meningkatkan kesadaran wajib pajak melalui jalur pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di lebih dari 2000-an sekolah dan perguruan tinggi serta diikuti lebih dari 120.000-an siswa/mahasiswa. Untuk itu, menyongsong Indonesia Emas pada 2045, DJP menginisiasi untuk mengintegrasikan materi kesadaran pajak dengan kurikulum pendidikan.

Pelatihan Brevet Pajak

Tax Center Unpar saat ini berada di bawah koordinasi Pusat Pengembangan Karir (PPK), salah satu unit yang ada di Unpar.  Tax Center Unpar menyediakan layanan pelatihan brevet pajak dan konsultasi pajak penghasilan (PPh) bagi semua kalangan, melakukan sosialisasi peraturan pajak, serta membuat berbagai seminar tentang isu-isu perpajakan.

Program Pelatihan Brevet Pajak A & B Terpadu terbuka untuk semua kalangan. Kegiatan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap pemenuhan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan. Adapun pengajar pelatihan (instruktur) berasal dari  Kanwil DJP Jawa Barat I serta praktisi perpajakan. Tax Center Unpar juga menyediakan laboratorium komputer dan sarana multimedia agar memudahkan peserta dalam memahami materi yang disampaikan oleh para pengajar.

Staf Tax Center Yohanes Mitak menjelaskan brevet pajak tingkat A diperuntukkan bagi pribadi, sedangkan brevet pajak tingkat B untuk perusahaan atau badan usaha, dan brevet pajak tingkat C untuk internasional. Di Unpar, lanjutnya, sertifikasi brevet pajak tingkat A dan B sudah dalam satu paket, tapi tidak memberikan pelatihan tingkat C.

Saat ini, lowongan-lowongan pekerjaan bagian administrasi lebih menyukai atau mengkhususkan para pelamar yang memiliki sertifikat brevet pajak tingkat A dan B. Sehingga, pendaftar pelatihan kian meningkat.

Pelatihan brevet pajak A dan B terpadu akan dimulai pada 2018. Tax Center Unpar akan membuka sebanyak 6 kelas. Maksimal peserta berjumlah 30 peserta dengan biaya Rp 2 juta (all in) selama 3 bulan pelatihan. Pendaftaran akan dibuka mulai awal 2018 di Tax Center Unpar, Jalan Aceh, Bandung, pukul 11:00-19:00 setiap Senin – Jumat.

Konsultasi Pajak

Konsultasi PPh yang ditawarkan oleh Tax Center dibuka pada Februari dan Maret untuk masyarakat luas, mengikuti waktu pelaporan pajak tahunan, yakni setiap Maret dan April. Yohanes menyebutkan, untuk melakukan konsultasi di Tax Center harus reservasi terlebih dahulu.

Konsultasi pajak terkait pengisian SPT PPh Orang Pribadi dan Badan ditujukan bagi seluruh sivitas akademika Unpar serta masyarakat umum yang ingin dapat mengisi SPT dengan baik, benar, dan lengkap.

Tax Center Unpar berharap, pada 2018 mendatang sudah bisa membuka Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) bersama dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Saat ini, instansi yang memberikan USKP bagi masyarakat yang ingin menjadi konsultan pajak hanya diselenggarakan oleh IKPI bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpajakan (Pusdiklat Pajak).

Untuk menjadi seorang konsultan pajak, biasanya IKPI menuliskan prasyarat utama kepemilikan sertifikat brevet pajak tingkat A dan B. Bila seseorang atau praktisi pajak sudah menyelesaikan atau lulus USKP, akan mendapatkan gelar BKP atau Bersertifikat Konsultan Pajak. USKP adalah gerbang masuk para praktisi pajak untuk mendapat izin praktik konsultan pajak yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 26 September 2017)