Home / Berita Terkini / Supply Chain Center Unpar Gelar Seminar dan Lokakarya Rantai Pasok

Supply Chain Center Unpar Gelar Seminar dan Lokakarya Rantai Pasok

Bekerjasama dengan Program Magister Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), pusat studi Supply Chain Center (SCC) di bawah departemen Teknik Industri Unpar menyelenggarakan acara seminar bertajuk “State of the Art and Future Directions of Supply Chain Management Research in Indonesia” dan lokakarya mengenai “Supply Chain Optimization using AMPL-CPLEX” pada tanggal 25 dan 26 November 2019.  Seminar dan lokakarya dihadiri oleh mahasiswa S1 dan S2, dan para dosen dari berbagai universitas dan didukung oleh Badan Kerjasama Teknik Industri (BKSTI).

Acara bertujuan untuk memperkenalkan bidang ilmu rantai pasok kepada mahasiswa S1. Melalui acara ini diharapkan dapat menarik lebih banyak mahasiswa untuk melakukan penelitian dan melanjutkan studi di Program Magister Teknik Industri Unpar dalam bidang rantai pasok.

“Acara juga ditujukan untuk memperkenalkan pusat studi (SCC) kami, dan menjaring kerjasama dengan universitas lain, bahwa Unpar juga memiliki resources baik dalam bentuk orang ataupun software untuk berkolaborasi dengan mereka dalam penelitian dan pengabdian masyarakat di Indonesia terkait rantai pasok,” jawab Dr. Carles Sitompul selaku Kepala Pusat Studi SCC Unpar saat ditemui oleh Tim Publikasi di sela-sela kegiatan.

Seminar dan lokakarya ini menjadi yang pertama dalam memperkenalkan penyelesaian masalah rantai pasok dengan menggunakan metode matematis kepada peserta. “Kami mengangkat tema tersebut untuk memperluas pengetahuan penelitian apa yang diperlukan di Indonesia kedepannya, tidak hanya tentang keberlangsungan lingkungan kita, tetapi juga konteks-konteks sosial di Indonesia yang sedikit berbeda dengan negara lain, yang bisa diselesaikan dengan manajemen rantai pasok,” ungkap Dr. Carles. “Perkembangan teknologi informasi harus dapat ditanggapi juga oleh para peneliti atau orang yang berkecimpung di rantai pasok,” tambahnya.

Rangkaian acara pada hari Senin, (25/11/2019) diisi dengan seminar untuk pengembangan topik-topik penelitian terkini yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam tulisan penelitian dan untuk para dosen dan diterapkan dalam materi pembelajarannya. Seminar menghadirkan tiga narasumber ternama yang berkecimpung di bidang rantai pasok di Indonesia. Narasumber pertama, yakni Prof. Togar Mangihut Simatupang (Institut Teknologi Bandung), membawakan materi “Supply Chain Management Research”.

Kemudian narasumber kedua, Dr. Amelia Santoso (Universitas Surabaya) memaparkan materi “Supply Chain Optimization”. Beliau berbicara tentang metodologi matematis yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan penyelesaian permasalahan rantai pasok. Terakhir, Dr. Bertha Maya Sopha (Universitas Gadjah Mada) membawakan materi mengenai “Sustainability in Supply Chain” dan menjelaskan bagaimana rantai pasok dapat berkontribusi dalam keberlangsungan lingkungan hidup.

Sedangkan pada hari Selasa, (26/11/2019) acara diisi dengan lokakarya optimasi rantai pasok menggunakan perangkat lunak AMPL (A Mathematical Programming Language) dengan engine yang bernama CPLEX. Lokakarya ditujukan untuk melatih keterampilan teknis peserta menggunakan perangkat lunak dan metodologi matematis untuk menyelesaikan permasalahan dalam rantai pasok. Lokakarya terdiri dari penjelasan teori, formulasi, dan studi kasus. 

SCC yang telah berdiri setahun terakhir giat berkolaborasi dengan para pakar di bidang manajemen rantai pasok dikarenakan penelitian dan studi yang masih belum populer di Unpar. Dr. Carles melihat adanya tanggapan positif dari para narasumber yang senang atas diadakannya acara ini, yang menjadi ajang yang mempertemukan berbagai pihak dengan visi yang sama dan siap berkolaborasi ke depannya. “Kami pun belajar banyak dari para narasumber, dan harapannya bisa terlibat berkontribusi dan dapat menerapkan manajemen rantai pasok ke dalam masalah-masalah baik industri maupun sosial nanti,” harap Dr. Carles. (MGI/DAN)