Home / Berita Terkini / Strategi Bisnis Properti Hadapi Covid-19

Strategi Bisnis Properti Hadapi Covid-19

Pandemi Covid-19 mendorong terjadinya perubahan dalam kehidupan manusia. Segmen bisnis properti menjadi salah satu bidang usaha yang mengalami dampaknya. Untuk menyiasati hal tersebut, perusahaan properti secara global melakukan inovasi untuk menjamin keberlangsungan usaha di tengah situasi ini.

Inovasi-inovasi ini dilakukan pula oleh Ciputra, salah satu perusahaan properti terkemuka di Indonesia. Alumnus Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Meiko Handojo Lukmantara yang kini tengah berkarir sebagai Senior Director Ciputra Group berbagi pengalaman dalam Webinar “Tantangan Bisnis Properti di Tengah Pandemi” yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Teknik Sipil dan Ikatan Alumni Arsitektur Unpar didukung Ikatan Alumni (IKA) Unpar. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual pada Minggu (17/5/2020) 

Webinar diikuti oleh alumni, mahasiswa, dan dosen Unpar dari berbagai bidang studi. Mayoritas merupakan alumni dan mahasiswa Fakultas Teknik Unpar yang tengah dan akan menggeluti bisnis properti dan konstruksi.

Inovasi Bisnis

Dalam paparannya, Meiko Handojo mengakui adanya dampak yang signifikan dari pandemi terhadap bisnis properti di Indonesia. Usaha untuk mendukung penanggulangan penyebaran dan dampak Covid-19 menyebabkan disrupsi dalam berbagai lini bisnis properti, seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan konstruksi properti.

Dalam situasi ini, inovasi menjadi kunci bagi bisnis untuk menjamin keberlangsungan usaha. Berkaca pada Ciputra, ia menjelaskan beberapa contoh perubahan yang dilakukan. Misalnya dalam bidang marketing yang memanfaatkan ruang digital dalam memasarkan hunian baru bagi masyarakat. 

Konsumen ternyata menyambut baik penggunaan metode virtual, seperti video call dengan representasi pengembang serta tur properti virtual. Tidak sedikit yang merasa metode ini lebih efektif dan menarik bila dibandingkan dengan metode pemasaran yang terdahulu. Hasilnya, Ciputra Group mampu mencatat performa yang baik meski berada dalam situasi krisis.

Di sisi lain, Meiko Handojo juga menyinggung persiapan bisnis properti dalam menyongsong era New Normal. Ia menjelaskan pentingnya adaptasi layanan untuk menjaga penerapan social dan physical distancing khususnya. Hal ini contohnya tengah dipersiapkan dalam membuka kembali pusat-pusat perbelanjaan dan hotel di tengah kondisi New Normal.

Berbagai sektor bisnis secara global, termasuk bisnis properti, mengalami dampak signifikan dikarenakan pandemi Covid-19. Untuk itu, inovasi menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan bisnis, memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat, sekaligus mendukung penanggulangan Covid-19 di Indonesia. (DAN – Divisi Publikasi)