Home / Berita Utama / Srikandi WISSEMU Dapatkan Penghargaan “Sosok of the Month”

Srikandi WISSEMU Dapatkan Penghargaan “Sosok of the Month”

Tim Women’s of Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) menerima penghargaan dari Kompas sebagai ‘Sosok of the Month’ pada Senin (22/8) lalu. Perwakilan dari Kompas menyambangi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) untuk secara langsung memberikan penghargaan tersebut kepada Fransisca Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, beserta Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Modal Insani Dr. Paulus Sukapto.

Pada konferensi pers yang diadakan oleh Tim WISSEMU pada Senin (24/9) di Hotel Atlet Century Jakarta, salah seorang wartawan Kompas mewawancara Fransisca atau Deedee dan Mathilda atau Hilda. Hilda mengatakan, wawancara yang dilakukan cukup mendetail sehingga dimuat dirubrik ‘Sosok’ pada edisi 29 Juli.

Kepada Tim Publikasi, Hilda menyebutkan ‘Sosok’ yang dimiliki Harian Kompas disebut masuk ke dalam lima besar peringkat rubrik yang paling sering dibaca. Ia menjelaskan, rubrik ini memiliki dua kategori sosok yang layak diulas. Pertama, orang-orang yang memiliki prestasi yang patut diapresiasi. Kedua, seseorang atau kelompok yang melakukan suatu hal yang berdampak besar terhadap komunitas, namun tidak dikenal. “Kalau yang kedua itu kayak  pahlawan underground. Kalau kita masuk ke kategori pertama,” kata Hilda, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan tahun 2011.

Para penerima ‘Sosok of the Month’ ini nantinya akan dipilih menjadi ‘Sosok of the Year’. Dari ke-12 sosok, masing-masing akan kembali diulas profilnya secara lebih mendalam. Kompas akan mengagihkan tautan kepada publik untuk memilih ‘Sosok of the Year’.

Bagi Hilda, penghargaan yang diberikan Kompas kepada WISSEMU membuatnya terharu ketika pertama kali memegang pigura. “Rasanya senang gitu loh beneran ada yang mengapresiasi dan beneran datang ke kampus! Terharu dan termotivasi untuk menyelesaikan ekspedisinya. YAY!” ujarnya bersemangat.

Deedee dan Hilda berhasil mencapai puncak Gunung Denali di Alaska, Amerika Serikat pada 2 Juli 2017 pukul 10.40 WIB setelah mendaki selama kurang lebih 16 hari. Gunung Denali merupakan puncak keenam yang berhasil didaki oleh kedua srikandi Mahitala ini.

Melalui media sosial Instagram @ina7summits, Tim WISSEMU menuliskan, “Keberhasilan mencapai Puncak Denali ini adalah persembahan untuk persatuan Bangsa Indonesia dan untuk menginspirasi seluruh perempuan Indonesia agar dapat bermimpi setinggi-tingginya! Bhinneka Tunggal Ika!”

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendukung penuh perjalanan WISSEMU menapaki puncak Gunung Denali. Sivitas akademika Unpar, UKM Mahasiswa Parahyangan Pecinta Alam (Mahitala), dan seluruh rekan-rekan turut mendukung ekspedisi ini. Puncak keenam ini berada berada di ketinggian 6,190 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sebelum mencapai puncak Denali, WISSEMU sukses menggapai lima puncak di lima benua, yakni Gunung Carstensz Pyramid (4,884 mdpl) di Indonesia pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5,642 mdpl) di Rusia pada 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5,895 mdpl) di Tanzania pada 24 Mei 2015, Gunung Aconcagua (6,962 mdpl) di Argentina pada 31 Januari 2016, dan Vinson Massif (4,892 mdpl) di Antartika pada 5 Januari 2017.

WISSEMU akan mendaki puncak gunung terakhir pada musim pendakian tahun 2018 mendatang, yakni Gunung Everest pada ketinggian 8,850 mdpl di Nepal, juga merupakan puncak tertinggi dunia.