Home / Berita Terkini / Simposium Nasional Hukum Perdata Internasional IV

Simposium Nasional Hukum Perdata Internasional IV

Dewasa ini, pertumbuhan teknologi dan informasi serta perkembangan interaksi antar manusia semakin “borderless” atau tidak terbatas lagi. Hal ini mengakibatkan hubungan-hubungan keperdataan dan komersial yang bersifat transnasional juga berkembang semakin pesat dan memunculkan hubungan-hubungan hukum yang baru dan unik. 

Karena sifat dari hubungan hukum yang transnasional itulah, hukum tersebut dapat menimbulkan persoalan-persoalan yang menyangkut penentuan kewenangan yurisdiksional pengadilan nasional, penetapan hukum substantif, bahkan persoalan tentang kebutuhan untuk mengakui dan melakukan putusan-putusan hukum secara transnasional.

Pada tahun 2018 lalu, Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) dan para Pengajar serta Praktisi Hukum Perdata Internasional Indonesia telah berhasil mendirikan Asosiasi Pengajar dan Pemerhati Indonesia untuk Hukum Perdata Internasional (APPIHPI). 

Salah satu visi dari APPIHPI adalah untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan Hukum Perdata Internasional di Indonesia, baik dalam pengembangan ilmu hukum perdata internasional maupun dalam memperjuangkan pembangun Hukum Perdata Internasional (HPI) sebagai bagian dari hukum nasional Indonesia yang berkualitas.

Di tahun 2019 ini,  sebagai salah satu kegiatan rutin dan berkesinambungan, pada Kamis dan Jumat (12-13/9) FH Unpar dan APPIHPI menggelar Simposium Hukum Perdata Internasional ke IV dengan mengangkat tema “Arah dan Perkembangan Naskah Akademik dan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional Indonesia.” 

HPI merupakan salah satu bidang ilmu hukum yang semakin dirasakan pentingnya untuk menyelesaikan masalah-masalah di bidang Hukum Keperdataan yang terjadi di dalam masyarakat dan mengandung unsur-unsur transnasional.

Adapun beberapa narasumber dalam Simposium HPI IV ini, yaitu diantaranya Dr. BAyu Seto, SH. LL,.M (Unpar); Prof. Dr. Zulfa Djoko Basuki SH MH (Universitas Indonesia); Dr. Hj. Susilowati Suparto, S.H., M.H (Unpad); Dr. Ida Susanti, SH. LL.,M (Unpar); dan Eri Hertiawan, SH. LL.,M. (praktisi/International Arbitrator-SIAC/Ilumni FH Unpar).

Simposium ini diharapkan dapat menjadi salah satu wujud pelaksanaan tanggung jawab untuk berpartisipasi aktif dalam memperkuat upaya pengembangan dan fungsi HPO sebagai bagian dari hukum nasional Indonesia, dan sekaligus menjadi wadah partisipasi anggota APPIHPI untuk bersama-sama mewarnai arah dan perkembangan UU HPI Nasional di masa depan. (YJR/DAN)