Home / Berita Terkini / SIAPkan Mahasiswa Sambut Kehidupan Kampus
SIAP Unpar menjadi Gerbang bagi mahasiswa baru Unpar untuk berkembang menjadi insan yang Humanum

SIAPkan Mahasiswa Sambut Kehidupan Kampus

Rangkaian Inisiasi dan Adaptasi atau SIAP 2019 telah berakhir. Namun, berakhirnya masa orientasi barulah awal dari perjalanan generasi baru Parahyangan dalam menjalani masa belajar di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Setelah mengenal falsafah universitas yang tertuang dalam Spiritualitas dan Nilai-Nilai Dasar (SINDU) Unpar, saatnya mahasiswa baru mengembangkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan perkuliahan – juga kesehariannya.

Tiga nilai dasar Unpar – Humanum, Kasih dalam Kebenaran, dan Penghargaan atas Keberagaman – tidak boleh hanya menjadi isapan jempol bagi komunitas Unpar. Ketiganya merupakan suatu nilai yang menjadi identitas bagi seluruh civitas academica, tentu saja termasuk mahasiswa. Dan dari nilai dasar inilah, mahasiswa Unpar melangkah dalam pembelajaran di Kampus serta bersikap dalam masyarakat.

Insan Humanum

Melalui pendidikan tinggi yang ditawarkan oleh Unpar, mahasiswa dibentuk untuk menjadi insan yang humanum, manusia yang holistik atau menyeluruh dalam bidang spiritualitasnya. Hal ini sejalan dengan identitas yang ingin ditanamkan dalam diri mahasiswa, yaitu sebagai insan yang kritis, peduli, serta mampu bersinergi dengan sesamanya. Mahasiswa tidak lagi hanya seorang akademisi, namun seorang dengan kesadaran intelektual, mampu berpikir dan bertindak sesuai konteks dan idealismenya.

Apalagi melihat kondisi masyarakat saat ini, nilai-nilai kemanusiaan dalam diri kaum intelektual semakin dibutuhkan. Untuk menyikapi hal tersebut, kritisisme kaum muda hendaknya dilandasi dengan semangat kasih dan pemahaman yang baik akan kondisi keberagaman kontemporer. Kemampuan menjalin spirit dan ilmu sesuai dengan konteks yang ada dalam kehidupan nyata inilah yang diharapkan terbentuk dalam diri setiap insan Unpar.

Berbagai langkah bisa dilakukan oleh mahasiswa dalam mengeksplorasi diri di Kampus Unpar, salah satunya dengan bergabung dalam organisasi kemahasiswaan. Expo UKM dan Komunitas menjadi wadah mahasiswa baru berinteraksi dengan kelompok minat ini.

Eksplorasi Diri

Menjadi mahasiswa tidak berarti mengekang diri di dalam lingkungan kampus, menyibukkan diri dalam tugas-tugas dan materi kuliah semata. Ada dunia baru yang menunggu untuk dijelajahi. 

Dari dalam kampus misalnya, mahasiswa dapat berinteraksi dengan sesama akademisi muda baik di ruang perkuliahan, maupun di ruang minat. Di lingkungan Unpar, mahasiswa didorong untuk aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) serta komunitas mahasiswa. Untuk memperkenalkan dunia baru ini, mahasiswa Unpar diajak ‘menjelajah’ dalam kegiatan rutin Expo UKM dan komunitas, ajang tempat mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan berbagai kelompok minat dan memilih ruang yang tepat untuk mengembangkan diri.

Di luar kampus, mahasiswa pun bisa mengembangkan diri dalam masyarakat. Unpar menyediakan berbagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) baik yang difasilitasi oleh universitas, fakultas, program studi, juga organisasi mahasiswa. Melalui aktivitas ini, mahasiswa didorong untuk menjawab problematika nyata sesuai dengan bidang ilmu kajian yang didalaminya dalam perkuliahan. Pengmas menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi lebih lanjut nilai-nilai kemanusiaan juga akademik yang sedang mereka pelajari dalam konteks hidup bermasyarakat.

Gerbang Baru

SIAP Unpar adalah gerbang bagi mahasiswa baru dalam mempersiapkan diri menghadapi babak baru dalam pembelajaran dirinya. Oleh karenanya, pengembangan diri dalam spiritualitas yang dikandung oleh Unpar tidak serta merta berhenti seusai empat hari penyelenggaraan SIAP ini. Justru SIAP mempersiapkan mahasiswa baru untuk menyambut kehidupan baru, sebagai akademisi muda yang kritis dan dinamis, mengembangkan diri dalam aktivitas akademis, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan, agar nantinya mampu menjadi insan yang humanum serta berkontribusi nyata bagi sesamanya. (DAN)