Home / Berita Terkini / Siapkan Generasi Pemimpin Muda Parahyangan

Siapkan Generasi Pemimpin Muda Parahyangan

Sebagai bagian dari sivitas akademika, mahasiswa memiliki peran penting dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya tertuang dalam poin ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi aktif mahasiswa dalam dinamika sosial kemasyarakatan patut didukung dan diapresiasi.

Kontribusi aktif mahasiswa dalam mengamalkan ilmu di tengah masyarakat menjadi salah satu hal yang ingin dicapai melalui proses pembelajaran di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Nilai dasar Unpar dalam menciptakan insan yang humanum, penuh semangat kasih dalam kebenaran, serta menghargai keberagaman menjadi penting bagi menciptakan pribadi yang utuh, penuh semangat, peka, dan peduli pada sesama.

Seorang pemimpin harus mengasah kepedulian dan ilmunya secara nyata. Hal tersebut salah satunya bisa dicapai lewat pelatihan dasar kepemimpinan, yaitu para calon pemimpin ditantang untuk memberikan kontribusi nyata terhadap fenomena dan permasalahan dalam masyarakat dan lingkungan sekitar.

Sejalan dengan visi Unpar dan kebutuhan mahasiswa dalam pengembangan jiwa kepemimpinan, Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) Unpar mengadakan kegiatan Parahyangan Future Leader (PFL) yang kini telah berlangsung selama dua periode. Program ini berawal dari kebutuhan mahasiswa akan program yang dapat membantu mereka mengasah jiwa kepemimpinan mereka.

Selain itu, PFL dirancang untuk mendorong mahasiswa dalam mengatasi permasalahan dan berkontribusi positif terhadap Unpar. Hal ini mengundang antusiasme dari mahasiswa yang peduli terhadap fenomena di lingkungan masyarakat Unpar, serta berkeinginan kuat untuk memecahkan masalah tersebut.

Melatih kepemimpinan

Berbeda dengan tahun sebelumnya, PFL kali ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu Opening PFL yang diselenggarakan pada 17 hingga 19 November 2017, tahap Eliminasi 1 pada 25 November 2017, serta tahap Eliminasi 2 yang akan dilaksanakan pada 3 Februari 2018.

Pembagian tersebut dimaksudkan agar program kerja yang dirancang oleh para peserta PFL mampu direalisasikan secara optimal. Melalui rangkaian kegiatan ini, akan dipilih kelompok dengan program kerja terbaik, yang akan diundang dalam acara Malam Penghargaan Unpar (MPU) sebagai bentuk apresiasi akan dedikasi kelompok tersebut.

PFL 2017/2018 memiliki slogan “Memimpin dengan Aksi, Memberi Solusi Pasti”. Hal ini menyiratkan bahwa menjadi seorang pemimpin tidak cukup hanya dengan mengetahui permasalahan yang ada di sekitarnya, tetapi juga mampu memberikan solusi yang pasti dan mewujudkan gagasannya dengan aksi nyata. Untuk menjadi pemimpin yang baik, seseorang mesti berani mengambil inisiatif dalam karya serta mengajak sesama kaum muda untuk turut serta dalam kontribusi tersebut. Kontribusi ini dapat dimulai dari lingkungan yang dekat, seperti di Unpar.

Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa, PFL menjalin kerja sama dengan berbagai pihak eksternal, seperti EQ Indonesia dan LEAP Institute. PFL juga mengundang tokoh berprestasi untuk berbagi inspirasi kepada para peserta PFL.

Salah satu pembicara yang diundang adalah Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Giwo Rubianto Wiyogo. Ada pula pembicara yang berasal dari kalangan sivitas akademika Unpar berprestasi.

Dalam PFL, mahasiswa bukan hanya dituntut menjadi pendengar yang baik. Mereka didorong untuk memikirkan berbagai inisiatif bagi kemajuan Unpar. Para peserta mendapat kesempatan untuk berdiskusi bersama dan merancang suatu rencana kerja yang realistis. Rencana inilah yang akan dinilai oleh para juri, yang akan menentukan kelompok yang berhak masuk ke tahap eliminasi pertama dan nantinya eliminasi kedua.

PFL hanyalah salah satu wadah bagi kaum muda Unpar untuk menggladi diri menjadi pemimpin muda. Lewat proses pembelajaran, baik dalam kegiatan perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, kegiatan ekstrakurikuler, maupun pencapaian prestasi, mahasiswa semakin meningkatkan kompetensi dan jiwa kepemimpinan mereka.

Seperti biasa dalam PFL, seiring dengan diterbangkannya lampion dan diterakannya cita-cita di atas mural, generasi muda Parahyangan siap untuk mewujudkan mimpi mereka dalam memimpin bangsa menyongsong masa depan.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 16 Januari 2018)