Home / Berita Terkini / SEED Unpar Ajak Mahasiswa Gali Potensi Lokal

SEED Unpar Ajak Mahasiswa Gali Potensi Lokal

Untuk kedua kalinya, Program Studi Manajemen Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berkesempatan menggelar kegiatan Social Enterprise for Economic Development (SEED). Kegiatan yang diselenggarakan selama dua minggu ini merupakan kerjasama Manajemen Unpar dengan ASEAN Learning Network (ALN).

Kegiatan SEED akan diselenggarakan selama dua minggu di Desa Rawabogo, Ciwidey, Kabupaten Bandung, mulai tanggal 6 hingga 20 Juli 2017. Selama kegiatan berlangsung, peserta SEED akan diajak untuk mempelajari dan menganalisa potensi lokal yang dimiliki oleh masyarakat Rawabogo. Hasil observasi akan digunakan untuk menciptakan suatu rencana bisnis yang baik dan mudah diaplikasikan sehingga berguna bagi masyarakat.

Mahasiswa peserta SEED berasal dari berbagai universitas di Asia Tenggara, seperti Unpar dan Universitas Katolik Widya Mandala dari Indonesia, Universiti Malaysia Kelantan, serta Thaksin University dan Prince of Songkla University dari Thailand. Mayoritas mahasiswa memiliki latar belakang bidang ilmu yang berkaitan dengan ekonomi, meskipun ada pula mahasiswa yang mempelajari bidang ilmu yang berbeda, seperti teknik sipil. Keberagaman ini menjadi tantangan dan pengalaman tersendiri bagi setiap peserta SEED.

Dalam upacara pembukaan SEED, Jumat (7/7) lalu, Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D memberikan apresiasi bagi mahasiswa yang mengikuti SEED 2017. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kegiatan-kegiatan serupa SEED dalam mendorong mahasiswa untuk ikut mengambil tanggung jawab dalam memajukan masyarakat, tanpa melupakan berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan nilai-nilai yang sudah tertanam dalam masyarakat lokal.

Kemudian, peserta SEED mendapat pembekalan terkait kondisi dan kegiatan yang akan mereka jalani selama berada di Desa Rawabogo. Diantaranya adalah orientasi kawasan Rawabogo, serta metode penelitian yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan SEED. Ada pula pemaparan mengenai kebudayaan Sunda, yang kental terasa di Rawabogo, serta bagaimana cara bertutur kata dan berperilaku yang sesuai.

Kegiatan SEED tidak hanya diadakan di Indonesia. Universitas-universitas yang tergabung dalam ALN secara rutin menjadi host penyelenggaraan SEED di wilayahnya masing-masing. Hal ini membuka kesempatan bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa Unpar, untuk mempelajari budaya dan kondisi masyarakat lokal di negara lain, menambah wawasan keilmuan, serta menerapkan ilmu secara nyata dalam masyarakat.