Home / Berita Terkini / Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya

Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya

Kasus pelanggaran terhadap perlindungan konsumen semakin marak di tengah masyarakat. Kita pernah mendengar kasus pelanggaran terkait perjalanan umroh, investasi bodong, iklan produk herbal yang mengandung bahan kimia, jajanan dan mainan anak berbahaya, kasus pelanggaran pelayanan BPJS kesehatan, hingga terkait pelanggaran terhadap perlindungan data pribadi.

Tentunya, ada sejumlah faktor yang memberi peluang terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut. Salah satunya, pengetahuan dan kesadaran konsumen yang relatif masih rendah. Selain itu, produsen terfokus pada keuntungan, orientasi jangka pendek yang mencari celah kelemahan konsumen, serta faktor pemerintah dengan kelemahan regulasi, pengawasan, kelembagaan, hingga pendanaan.

Sebagai pilar perekonomian bangsa yang mempunyai kekuatan besar, konsumen memiliki hak-hak yang perlu dilindungi. Perlindungan terhadap konsumen menjadi sangat strategis sehingga masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan implementasinya diwujudkan dalam Strategi Nasional Perlindungan Konsumen (Stranas PK) yang terbagi ke dalam 9 sektor prioritas.

Sektor-sektor tersebut mencakup sektor perumahan, listrik dan gas, obat dan pangan, e-commerce, jasa keuangan, telekomunikasi, transportasi, layanan kesehatan, serta sektor barang elektronik, telematika dan kendaraan bermotor.

Perlindungan terhadap konsumen menjadi salah satu tugas pokok yang diemban Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI), selain mewujudkan pelaku usaha yang bertanggung jawab. Pelanggaran terhadap perlindungan konsumen yang terjadi menjadi titik balik untuk meninjau kembali hak-hak yang dimiliki konsumen dalam pelayanan terhadap perlindungan terhadap konsumen.

Dalam rangka menyambut Hari Konsumen Nasional (Harkonas), BPKN menggelar sejumlah kegiatan, salah satunya melalui kuliah umum bertemakan Perlindungan Konsumen yang diadakan di sejumlah universitas, termasuk Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), pada Selasa (12/3/2019).

BPKN melaksanakan edukasi serentak dengan mengangkat tema “Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya” yang bertujuan menumbuhkembangkan serta meningkatkan kesadaran tentang hak dan kewajiban konsumen.

Adapun, puncak acara peringatan Harkonas digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Rabu, 20 Maret 2019.

Berita terkait:

Sambut Harkonas, Unpar-BPKN Adakan Kuliah Umum Perlindungan Konsumen