Home / Berita Terkini / Re-Bamboo Arsitektur: Uniknya Bambu dalam Desain

Re-Bamboo Arsitektur: Uniknya Bambu dalam Desain

Arsitektur sebagai bidang ilmu yang mempelajari seni dan teknik, konsep serta konstruksi bangunan, memberikan pula pengetahuan mengenai material unik yang bisa digunakan dalam komposisi bahan bangunan. Pengetahuan ini dapat berguna untuk membangun unsur teknis maupun estetika dari bangunan yang didesain.

Mengetahui adanya kebutuhan bagi pegiat arsitektur baik mahasiswa, akademisi maupun profesional, Program Studi Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) beserta Himpunan Mahasiswa Arsitektur Unpar (HMPSArs) melalui Divisi Akademik dan Keprofesian mengadakan acara “Re-Bamboo Arsitektur” di Audio Visual PPAG Unpar, pada 13-14 Oktober lalu.

Acara yang diadakan selama dua hari tersebut, menghadirkan dua pembicara, yakni Realrich Sjarief dari RAW Architecture dan Effan Adhiwira selaku pendiri EFF Studio. Kedua pembicara tersebut berbagi ilmu tentang konstruksi arsitektur dengan bahan utama bambu.

“Bambu itu sebenarnya unik yah, baik secara filosofis buat Indonesia maupun juga untuk teknisnya. Semoga dengan (saya) berbagi ilmu ini, makin banyak yang bisa explore bambu itu bisa diapain aja,” ungkap Effan ketika diwawancarai tim Publikasi Unpar.

Acara yang diselenggarakan tidak sebatas seminar, tetapi juga terdapat workshop untuk memanfaatkan bambu dalam desain. Peserta diminta untuk membuat desain jembatan menggunakan bambu.

Diharapkan acara seperti ini akan menunjang pengetahuan dan keterampilan mahasiswa arsitektur dalam memanfaatkan bahan-bahan unik yang tak biasa.