Prodi Matematika Kembali Menggelar KOMAT 2020 Bertajuk Tools

Program Studi Matematika Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) bersama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Matematika (HMPSMa) kembali menyelenggarakan ajang tahunan Kompetisi Matematika (Komat) pada tanggal 6-7 November 2020. 

Kompetisi tahun ini, yang dilakukan secara daring, tetap mempertahankan tahapan perlombaan sebagaimana Komat Unpar tedahulu. Komat diawali dengan babak eliminasi, lalu dilanjutkan dengan quarterfinal, semi-final, dan terakhir adalah babak grand-final. Di babak quarterfinal, berhasil tersaring sebanyak 70 peserta tingkat SMP dan 70 di tingkat SMA dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua pelaksana KOMAT 2020 Farel Herianto dalam pembukaan Komat yang berlangsung Jumat (6/11/2020) memaknai tema yang diangkat tahun ini yaitu “Tools” sebagai gambaran sebuah proses penyelesaian. Perkakas, seperti halnya matematika, dapat memberikan metode atau solusi untuk menyelesaikan suatu masalah. 

Melalui kompetisi ini diharapkan banyak pelajar yang semakin tertarik untuk mendalami bidang sains, khususnya ilmu matematika. Kompetisi ini juga ditujukan untuk melatih kemampuan berpikir kritis bagi siswa-siswi SMP dan SMA.

Hasil Komat 2020

Kompetisi berakhir pada Sabtu (7/11/2020) dengan pengumuman pemenang sekaligus penutupan acara. Di tingkat SMP, Ben Robinson dari SMP Kristen Petra 1 berhasil meraih Juara I. Disusul oleh  Juara II Timothy William Koesasih (SMP Kristen Petra 3) serta  Juara III atas nama Rio Gavin Tanara (SMP Katolik Santa Clara Surabaya). Steven Octavianus (SMP Harapan Bangsa) dan Farabi Azzam (MTSN 41 Al Azhar As-Syarif) menempati peringkat keempat dan kelima.

Sedangkan pada kategori SMA, Evelyn Lianto dari SMAK Mawar Sharon Christian School keluar sebagai Juara I. Kemudian, Romano Emmanuelle (SMAK 2 BPK Penabur) dan Samuel (SMAK St. Louis 1) berhasil meraih Juara II dan III. Juara IV dan V diperoleh Andrew Daniel Janong (SMAK 5 Penabur Jakarta) dan Albert Yulius Ramahalim (SMA RICCI 1).

Kegiatan Komat Unpar tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi siswa-siswi SMP dan SMA akan penguasaan ilmu matematika semata. Komat juga menjadi tempat belajar dan bersosialisasi bagi para peserta, sekaligus memperkenalkan mereka pada dunia perkuliahan matematika di Unpar. (AKA/DAN – Divisi Publikasi)