Home / Berita Terkini / Prestasi Tim Indonesia dalam “International Conference of Young Scientists (ICYS)”

Prestasi Tim Indonesia dalam “International Conference of Young Scientists (ICYS)”

International Conference of Young Scientists (ICYS) adalah ajang yang memperlombakan presentasi hasil penelitian di bidang ilmu Fisika, Matematika, Ilmu Komputer dan Ekologi, dalam bahasa Inggris, dari dan oleh anak-anak muda berusia 14-18 tahun, dan bertaraf internasional. Lomba ini diadakan dengan tujuan membawa misi mendekatkan sains pada generasi muda serta menggali potensi peneliti muda yang kelak dapat berperan dalam penemuan dan pengembangan sains, demi kemajuan teknologi dan pembangunan bangsa di kemudian hari. Lomba ini diadakan setiap tahun di salah satu negara di Eropa dengan negara peserta dari Eropa, Amerika dan Asia (Indonesia, India, Jepang).

Tahun ini adalah kelima kalinya tim Indonesia turut berpartisipasi dalam ICYS, yang mana tahun ini ICYS ke-16 dilaksanakan di Pszczyna, Polandia, 24-29 April 2009. Tahun ini juga adalah pertama kalinya Tim Indonesia meraih medali emas, dan tidak hanya satu, bahkan enam medali emas. Pada kesempatan ini, putera-puteri Indonesia mempersembahkan bagi tanah air: 6 medali emas (2 di bidang Fisika, 1 di bidang Computer Sciences dan 3 di bidang Ekologi), 1 medali perak (di bidang Ekologi), 3 medali perunggu (2 di bidang Ekologi dan 1 di bidang Matematika). Ke 10 (sepuluh) karya penelitian yang dibawakan oleh Tim ICYS Indonesia, semuanya memperoleh medali penghargaan, suatu prestasi yang sangat membanggakan, dan baru pertamakali terjadi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia dalam ICYS.

Prestasi ini diikuti oleh Tim Jerman dengan perolehan 3 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu, lalu Tim Belanda dengan 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu, dan kemudian Tim Amerika Serikat dengan 3 medali emas, disusul Tim Rusia dan Tim Polandia yang masing-masing meraih 2 medali emas serta beberapa perak dan perunggu.

Penelitian siswa/i tim Indonesia dalam bidang Fisika dan Matematika dilakukan dibawah bimbingan Program Studi Fisika UNPAR. Penanggung jawab harian untuk persiapan pelaksanaan, bimbingan dan pemberangkatan tim Indonesia adalah Monika Raharti, M.Si didampingi oleh Janto V. Sulungbudi, S.Si, dimana mereka adalah dosen di Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Universitas Katolik Parahyangan.