Home / Berita Terkini / Prestasi PEDS di Ajang NUDC 2018

Prestasi PEDS di Ajang NUDC 2018

National University Debating Championship (NUDC) adalah lomba debat berskala nasional yang diikuti oleh berbagai universitas termasuk Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Event tahunan ini sudah menjadi tradisi bagi unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mendalami seni debat di Unpar, yaitu Parahyangan English Debate Society (PEDS).

Setelah melewati proses eliminasi yang ketat di tingkat Kopertis Wilayah IV, Felicia Evelyn Salim (FISIP 2015) dan Axel Oktarino Chandra (FT 2015) berhasil menjadi salah satu kontestan di lomba prestisius ini. Mereka mewakili daerah Jawa Barat untuk berkompetisi di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur pada 15-21 Agustus lalu. Selain Felicia dan Axel, turut berpartisipasi pula Cindy Irawan (FISIP 2016) yang berperan sebagai adjudicator atau penilai debat di dalam kompetisi ini.

Perlombaan tingkat nasional ini adalah keberlanjutan dari tahap sebelumnya yaitu kompetisi debat tingkat Kopertis. Felicia dan Axel berhasil menjuarai lomba tersebut dengan mengeliminasi tim lain yang berasal dari Jawa Barat. Keberhasilan mereka memenangkan kompetisi di tahap regional berujung pada partisipasi mereka di lingkup nasional.

Selama persiapan lomba, mereka telah menelaah dan mengumpulkan data, mempelajari berbagai macam bidang ilmu serta studi kasus yang berbeda. Mereka juga rutin melatih kemampuan debat dengan belajar merapikan struktur penyampaian kalimat, intonasi dan lainnya.

Kerja keras mereka pun berbuah manis. Felicia berhasil mendapatkan gelar salah satu pembicara terbaik nasional. Cindy pun meraih gelar sebagai salah satu adjudicator terbaik dalam taraf nasional di partisipasi pertamanya sebagai adjudicator.

Walaupun meraih prestasi yang hebat, langkah mereka dalam dunia debat belum berhenti sampai di sini.

This fight doesn’t end here, karena kita akan lanjut ke WUDC,” ungkap Felicia.

Setelah lomba nasional, kali ini mereka akan mempersiapkan diri untuk kembali mengikuti World University Debating Championships (WUDC) di Cape Town, Afrika Selatan pada Desember mendatang. Tentunya partisipasi mereka di lingkup internasional akan menjadi harapan dalam  mengharumkan nama Unpar dan menjadi prestasi besar bagi mereka sebagai debaters.