Home / Berita Terkini / Presentasi Seminar dan Skripsi: Media Berbagi Mahasiswa Ekbang
Skripsi

Presentasi Seminar dan Skripsi: Media Berbagi Mahasiswa Ekbang

Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Katolik Parahyangan (Ekbang Unpar) memfasilitasi mahasiswa tingkat akhir untuk mempresentasikan kajian literatur seminar dan progress skripsi mereka. Presentasi Seminar dan Skripsi ini rutin diadakan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa tingkat akhir, baik yang tengah mengambil mata kuliah seminar maupun skripsi.

Bagi mahasiswa yang sedang menempuh seminar (mahasiswa seminar), mereka mempresentasikan kajian literaturnya sedangkan mahasiswa yang tengah menyusun skripsi (mahasiswa skripsi) mempresentasikan progress skripsinya. Tujuannya, untuk memfasilitasi mahasiswa saling bertukar pikiran, ide, juga gagasan. Bagi mahasiswa skripsi, kegiatan ini juga menjadi wadah penilaian proses pengerjaan skripsi mereka.

“Diantara mereka pasti diharapkan terjadi sharing. Tidak berarti mahasiswa yang sudah skripsi itu pasti lebih tahu mutlak, jauh lebih tahu daripada mahasiswa yang baru di kelas seminar. Engga kayak gitu,” ujar Dr. Miryam B.L. Wijaya Kepala Prodi Ekbang Unpar.

Bisa saja terjadi, lanjut beliau, mahasiswa seminar mengetahui lebih tentang sesuatu (keilmuan Ekbang) dibandingkan dengan mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah skripsi. “Diharapkan terjadi sharing antara mahasiswa,” terangnya.

Tim prodi berupaya untuk memfasilitasi mahasiswa melalui pemanfaatan peer method, kesejawatan. Miryam menjelaskan, “Buat prodi sebetulnya ini bagaimana memanfaatkan peer, kesejawatan mahasiswa untuk bisa saling membelajarkan.”

“Mahasiswa kalo mendengar komentar dari sesama mahasiswa, temannya itu, biasanya lebih cepet nurut dan mengerti daripada apa kata dosennya,” imbuhnya penuh tawa.

Meskipun demikian, prodi tetap memantau dan mengevaluasi. Dalam hal ini, prodi berharap rasa percaya diri mahasiswa dapat dibangun. Begitupula dengan kompetensi penelitian, penulisan akademik, serta bagaimana melakukan presentasi yang baik.

Miryam percaya bahwa aktor terbesar dalam sebuah prodi itu adalah para mahasiswa. Tidak hanya kegiatan akademik, mahasiswa juga berperan dalam memperkenalkan Prodi Ekbang. “Bagaimana membuat mereka ikut berperan dalam membawa nama Prodi Ekbang,” ungkapnya semangat.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Hafiz (angkatan 2013) dan Andrew (angkatan 2014) mahasiswa peserta seminar dan skripsi mengungkapkan kesannya terkait kegiatan ini. Keduanya mengambil konsentrasi dalam kelompok bidang studi Ekonomi Moneter dan Keuangan (EMK).

“Buat saya sendiri, saya kan baru pertama kali seminar. (Kegiatan ini) berguna banget,” kata Hafiz penuh antusias.

Lain halnya dengan Andrew yang kini tengah menyelesaikan skripsinya. Ia mengungkapkan, “Pertama, kita bisa sharing pengetahuan. Buat saya pribadi, melatih kemampuan diri buat bisa berbicara di depan umum lebih banyak. Itu kan butuh latihan.” Kegiatan presentasi tersebut baginya menjadi tempat berlatih untuk presentasi di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, juga mengasah cara untuk bertanya.

“Diharapkan pola pikir itu berubah, cara bertanya berubah, cara menyampaikan pendapat juga berubah,” ungkapnya.

Hafiz berpendapat bahwa metode peer discussion (kesejawatan) seperti ini sangat bermanfaat. Senior dan junior bukan jadi masalah, katanya, “Dengan acara seperti ini, masing-masing tiap orang saling membagikan (ide/pandangan) satu sama lain.”

Di sisi lain, Andrew merasakan adanya keterbukaan yang bisa mendukung pembelajaran.

“Menekankan student centered learning,” katanya menyimpulkan inti kegiatan presentasi. Dalam hal ini, tambahnya, para dosen berperan sebagai fasilitator, yang mana mahasiswa didorong untuk belajar secara mandiri sebelumnya.