Home / Berita Terkini / PKM Unpar: Wadah Mahasiswa untuk Membuat Perubahan

PKM Unpar: Wadah Mahasiswa untuk Membuat Perubahan

Seorang mahasiswa dituntut agar bisa tumbuh menjadi seorang agen perubahan (agent of change), yang nantinya dapat membuat perubahan-perubahan langsung bagi masyarakat luas. Mahasiswa juga harus menjadi objek dan pelaku perubahan untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Maka dari itu, sejak tahun 2001 pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) memberikan wadah khususnya bagi mahasiswa untuk menuangkan ide-ide kreatif dan inovatifnya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Melihat hal tersebut, pada tahun 2018 ini, Direktorat Jenderal Penelitian dan Pengembangan dari Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (LKM Unpar) juga berusaha untuk mewadahi mahasiswa Unpar untuk meningkatkan kualitas mahasiswa, memberikan ruang dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengkaji, mengembangkan dan menerapkan ilmu serta teknologi yang selama ini sudah dipelajari untuk dibagikan ke masyarakat luas melalui perlombaan PKM Unpar. Selain itu, PKM Unpar juga merupakan program yang dapat mengantarkan mahasiswa mencapai taraf kreativitas dan inovasi karena mengingat kreativitas merupakan salah satu faktor dari kesuksesan.

PKM ini dibagi menjadi dua kategori, yang pertama adalah Kategori satu yang dinamakan PKM lima bidang, yang terdiri dari PKM Penelitian (PKM-P), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M), PKM Teknologi (PKM-T) dan PKM Karya Cipta (PKM-KC). Sedangkan Kategori dua yaitu PKM Karya Tulis (PKM-KT) yang terdiri dari PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Proposal-proposal yang sudah dibuat oleh mahasiswa tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Dikti untuk dievaluasi dan diseleksi ulang.

PKM Unpar telah diikuti oleh kurang lebih 40 tim yang terdiri dari mahasiswa Unpar dari berbagai jurusan dan angkatan. Adapun, para pemenang PKM Unpar, yakni untuk Kategori 1: Juara 1 Rangga Caessario (PMK-K, dengan proposal ASIK: Aku Siap Bekerja), Juara 2 Steven Winata (PKM-P, dengan proposal Pemanfaatan Limbah Kain sebagai Agregat Kasar pada Beton), Juara 3 Ricky (PKM-KC, dengan proposal Petsy: Marketplace Penghubung Pemilik Hewan dan Pemilik Petshop). Sedangkan untuk Kategori 2: Juara 1 Ely Elprida Sigiro (PKM-AI, dengan proposal Perbandingan Keberhasilan Green Banking di India dan Indonesia, Juara 2 Kathleen Mintarja (PKM-GT, dengan proposal Peningkatan Efektivitas Pemerintah dalam Manajemen Bencana di Indonesia dan Juara 3 Ancella Henderika (PKM-AI, dengan proposal Pembentukan Kelompok Wirausaha Keret Baga sebagai Wadah Penyalur Kreativitas Sains dalam Bidang Pangan di Desa Katurei.