Home / Berita Terkini / Peringati Hardiknas Lewat Sosok Teladan Ki Hajar Dewantara
Refleksi Pendidikan Hardiknas 2016-Ki Hajar Dewantara

Peringati Hardiknas Lewat Sosok Teladan Ki Hajar Dewantara

Gelar pahlawan bangsa memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Ki Hajar Dewantara. Salah satu ajaran Ki Hajar Dewantara yang paling terkenal adalah “Ing ngarsa sung tuladha. Ing madya mangun karsa. Tut wuri handayani (di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan dibelakang memberikan daya kekuatan)”. Kontribusi besar beliau di dunia pendidikan tidak dapat dipungkiri membuat bangsa ini jauh lebih maju dan terdepan. Lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889, di hari kelahiran beliau setiap tahunnya rutin diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Senin (2/5), bertepatan dengan Hardiknas, Pusat Inovasi Pembelajaran (PIP) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengadakan Kegiatan Refleksi dan Sharing Bersama yang bertempat di Ruang Operation Room, Gedung Rektorat Unpar. Perayaan ini memiliki tema yang sama dengan Hardiknas tahun ini, yaitu “Nyalakan Pelita, Terangi Cita-Cita”.

Dalam acara ini, Bartolomeus Samho, M.Pd. memperkenalkan kembali sosok Ki Hajar Dewantara. Selain beliau, PIP Unpar juga mengundang beberapa pembicara lainnya untuk membagikan pengalaman dalam sesi sharing dan refleksi pengalaman, yaitu: Mangadar Situmorang, Ph.D. (Rektor Unpar); Sr. Romeka Situmorang, SS.CC (Suster Pengajar Anak-Anak Blok Beas); Aryanti Theresia Gunadi (Mahasiswi Unpad: “1 Ton untuk Papua”); Andi Sutioso (Semi Palar); Dr. A. Gumawang Jati, MA. (ITB); dan Agus Sukmana, M.Sc. (PIP Unpar).

“Kami dari Pusat Inovasi Pembelajaran, mengadakan kegiatan ini, sebetulnya sederhana saja tujuannya. Hari ini adalah Hari Pendidikan Nasional. Kita hadir di sini untuk memaknai pendidikan. Melalui pendidikan banyak hal yang bisa dicapai. Kemudian yang kedua, kami ingin mengajak untuk berbagi cerita dalam bentuk lisan maupun tulisan”, ungkap Agus Sukmana selaku Kepala PIP Unpar dalam kata sambutannya.

Semoga dengan diperingatinya Hardiknas 2016 ini, kita menjadi lebih berani untuk menyalakan pelita dan menerangi mimpi-mimpi anak bangsa.