Home / Berita Utama / Penerimaan Mahasiswa Baru Unpar 2017
penerimaan mahasiswa baru

Penerimaan Mahasiswa Baru Unpar 2017

Membuka tahun akademik 2017-2018, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali menerima mahasiswa baru. Jumlah mahasiswa baru yang bergabung menjadi keluarga Unpar tahun ini mencapai 2,468 orang. Mereka diseleksi melalui berbagai jalur, baik jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK), ujian saringan masuk (USM) maupun ujian masuk bersama (UMB) serta tersebar dalam 17 program studi di tujuh fakultas. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan dengan periode penerimaan mahasiswa baru sebelumnya.

Berbagai fenomena baru terjadi selama masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Hal ini dikemukakan oleh Edy Panca Wibowo, Kepala Bagian Admisi Unpar. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Biro Administrasi Akademik (BAA) Unpar, persentase mahasiswa yang melakukan registrasi dan daftar ulang setelah lolos tahap seleksi cukup tinggi, bahkan di program studi tertentu mencapai 100 persen. “Saya sebut fenomena baru karena jarang terjadi,” ujar Edy. “Ini yang menyebabkan jumlah mahasiswa baru tahun ini bisa naik.”

Permudah Calon Mahasiswa

Pemanfaatan teknologi informasi yang kini semakin cepat dan akurat, mempermudah calon mahasiswa untuk mendaftarkan diri di Unpar. “Tahun ini yang jelas berbeda itu, dari awal adalah pendaftarannya. Pendaftarannya sudah murni online,” lanjut Edy. Bila sebelumnya mahasiswa diharuskan untuk datang ke Unpar guna mencetak kartu ujian, kini mahasiswa bisa mencetak kartu ujiannya sendiri. Mahasiswa hanya perlu datang ke Unpar pada saat ujian, serta pada saat pendaftaran ulang.

Guna memudahkan calon mahasiswa yang bukan berasal dari Kota Bandung dan sekitarnya, ujian saringan mahasiswa juga tidak hanya diadakan di Unpar, tetapi di berbagai kota, seperti Medan, Padang, Palembang, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Denpasar, hingga Tomohon, bekerja sama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menjadi mitra Unpar. Partisipasi peserta ujian saringan masuk, khususnya di USM 3, yang semakin tinggi, menandakan keseriusan calon mahasiswa untuk bergabung dengan Unpar.

Selama proses penerimaan mahasiswa baru, setiap calon mahasiswa selalu mendapatkan notifikasi, baik melalui pesan singkat telepon maupun surat elektronik, terkait dengan tahapan-tahapan yang harus dilalui hingga resmi menjadi mahasiswa Unpar.

Asal dan Sebaran Mahasiswa Baru

Mahasiswa baru Unpar berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang. Meskipun masih didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Jawa Barat, namun ada pula mahasiswa yang berasal dari luar pulau Jawa, seperti Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Nias, Kepulauan Mentawai, hingga Papua.

Selama empat hari masa pendaftaran ulang, Unpar melayani calon mahasiswa yang datang hingga malam hari. Hal ini tidak dapat dihindari, dikarenakan tingginya antusiasme calon mahasiswa baru yang akan bergabung dengan Unpar. Menurut Edy, Setiap harinya, panitia PMB melayani sekitar 700 orang calon mahasiswa. Untuk menyiasatinya, panitia PMB membagi gelombang pendaftaran sesuai dengan jalur seleksinya.

Edy berharap, di tahun-tahun mendatang, Unpar terus berkembang, dengan menjaring lebih banyak mahasiswa, tidak hanya dari kawasan Jawa Barat tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini juga tidak lepas dari kerjasama yang lebih baik dengan pihak SMA di seluruh Indonesia. Berbagai inovasi dalam penerimaan dan penyaringan mahasiswa baru juga terus diperbaharui dan diujicobakan, sehingga baik kuantitas maupun kualitas mahasiswa yang bergabung dengan Unpar menjadi lebih baik lagi.