Home / Berita Terkini / Parahyangan Sports Combat: Olahraga Satukan Mahasiswa

Parahyangan Sports Combat: Olahraga Satukan Mahasiswa

Menjaga kebugaran tubuh adalah hal yang sangat penting bagi setiap manusia, tak terkecuali mahasiswa. Selain menjaga kesehatan, olahraga juga dapat dijadikan ajang pencarian prestasi oleh mahasiswa. Oleh karenanya, Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengadakan kegiatan kompetisi olahraga mahasiswa, bertajuk Parahyangan Sports Combat, atau PSC. PSC merupakan kompetisi olah raga tahunan yang diadakan oleh LKM Unpar. Tahun ini, rangkaian kegiatan PSC diadakan di Parahyangan Reksa Raga (Pasaga), mulai 17 hingga 29 April 2017. 

Ketua Pelaksana PSC 2017, Dhafin Collin, menjelaskan berbagai cabang olahraga yang disertakan dalam PSC tahun ini. Setidaknya ada tiga cabang yang dilombakan dalam keseluruhan rangkaian PSC, yaitu futsal, basket, dan voli. Cabang olahraga futsal dan basket terbuka baik bagi tim putra maupun putri. Keseluruhan kompetisi internal diikuti oleh perwakilan semua fakultas yang ada di Unpar.

PSC tidak hanya membuka kesempatan bagi mahasiswa Unpar untuk mengasah kemampuan dan bakatnya dalam bidang olahraga. Dalam kompetisi eksternal, mahasiswa Unpar berkompetisi dengan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai universitas di Jawa Barat. Khusus untuk kompetisi eksternal, terdapat dua cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu futsal bagi putra, serta basket bagi putra maupun putri. Basket untuk putri, lanjut Dhafin, baru tahun ini diselenggarakan, menggantikan kompetisi panjat tebing (wall climbing) yang tahun ini ditiadakan.

Dhafin juga menuturkan sedikit cerita mengenai tema PSC 2017. Tema yang diusung adalah “Indian”, di mana setiap suku Indian mencari lambang atau maskot untuk mewakili sukunya. Burung, sebagai makhluk yang sakral bagi masyarakat Indian, dipilih sebagai maskot setiap suku, lewat sebuah sayembara. Maka dipilihlah burung hantu, elang, pelikan, burung unta, bangau, merpati dan gagak, semuanya memiliki makna tertentu. “Ketujuh burung tersebut dianalogikan sebagai 7 fakultas yang akan bertanding di PSC 2017 dan berlomba untuk menjadi pemenang,” katanya.

“Dengan adanya acara ini, diharapkan kita dapat meningkatkan daya saing mahasiswa Unpar dalam bidang olahraga,” ujarnya, menjelaskan harapan dari panitia akan kegiatan ini. Ia juga menambahkan bahwa tidak hanya mahasiswa saja yang mendapat manfaat dari kegiatan ini, melainkan juga berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berfokus pada bidang olahraga, di lingkungan Unpar. “Diharapkan dengan adanya acara ini dapat meningkatkan eksistensi UKM olahraga yang terdapat di Unpar,” pungkasnya.