Home / Berita Terkini / Parahyangan Fair 2016: “Rebuild” Mindset Generasi Muda
Parahyangan Fair 2016 “Rebuild” Mindset Generasi Muda

Parahyangan Fair 2016: “Rebuild” Mindset Generasi Muda

Kehadiran festival seni budaya dan musik tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu media penghibur bagi para insan muda di tengah hiruk pikuk suasana perkotaan. Festival seperti ini juga menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan soft skill kaum muda yang seringkali luput dari prioritas. Melihat pentingnya sebuah pagelaran festival, pada Sabtu (14/5), Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) untuk kedua kalinya menyelenggarakan sebuah festival musik dan seni bernama “Parahyangan Fair”. Bertempat di Apron Husein Sastranegara Airport Bandung, tahun ini Parahyangan Fair hadir dengan mengusung tema “Rebuild” Mindset Generasi Muda dengan tagline “The Ultimate Interactive Experience”. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, konsep kali ini mengangkat ide-ide baru seperti creative space, interactive games, creative tennants & art serta music festival.

Dibuka sejak pukul 13.30-23.00, Parahyangan Fair 2016 semakin meriah dengan kehadiran para pengisi acara seperti Ipang, Pandai Besi, Kelompok Penerbang Roket, Polka Wars, dan masih banyak lagi. Salah satu yang paling dinanti adalah penampilan dari sang guest star, Ipang Lazuardi–seorang musisi legendaris Indonesia yang karya-karyanya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sederet karya besarnya telah menjadi soundtrack film-film terkenal seperti, “Realita Cinta Rock n’ Roll”, “Laskar Pelangi”, dan “Sang Pemimpi”. Lantunannya pun sudah begitu akrab di telinga penikmat musik Indonesia seperti, “Ada Yang Hilang” dan “Sahabat Kecil”.

Untuk creative space, panitia mengundang lebih dari dua puluh komunitas interaktif Bandung dan luar Bandung untuk ikut memeriahkan acara Parahyangan Fair 2016 sehingga para pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan komunitas yang ada. Selain itu, panitia menyuguhkan interactive games yang menguji keberanian dan kecerdasan para pengunjung. Salah satu interactive Games yang paling banyak diminati adalah “escape room”, permainan yang sedang hangat diperbicangkan di kalangan muda masa kini. Terdapat pula creative tennants yang terdiri dari beragam sajian makanan, minuman, dan handmade goods serta penampilan sejumlah mahasiswa Unpar (instameet) dan fashion show.

Felicia Tjandra, Ketua Pelaksana Parahyangan Fair 2016, mengungkapkan harapannya, “Semoga Parahyangan Fair bisa menjadi wadah buat mahasiswa-mahasiswa di Bandung untuk menyalurkan aspirasinya dalam bentuk seni. Kami harap kegiatan ini bisa menjadi pedoman buat ke depannya, bisa jadi wadah kreativitas dan sebagai platform untuk berinteraksi”, ujarnya.