Home / Alumni / Keseruan Mobile Legend di Open House D3MP
mobile legend

Keseruan Mobile Legend di Open House D3MP

Program Studi Diploma III Manajemen Perusahaan Universitas Katolik Parahyangan (D3MP Unpar) menggelar Open House di Kampus Unpar, Jalan Merdeka, pada Sabtu (24/3). Agenda utama dalam acara ini, yaitu e-sport competition-kompetisi permainan daring Mobile Legend yang diikuti para peserta kompetisi dari berbagai wilayah di Kota Bandung dan gelar bisnis mahasiswa D3MP Unpar. Ragam bisnis yang tampil pun beragam, mulai dari kuliner hingga fashion turut memeriahkan acara Open House.

Joko Satrio dan Anggi Setiawan, mahasiswa Bandung asal Palembang, tertarik untuk mengikuti kompetisi yang baru pertama kalinya bagi tim mereka. Keduanya, kini tengah menempuh studi S-1 di salah satu universitas di Bandung.

Ketika ditanya mengapa tertarik mengikuti kompetisi Mobile Legend, Joko mengungkapkan untuk coba-coba, “Mau tes kekompakan.” Setiap tim dalam kompetisi tersebut terdiri dari  lima orang. “Mobile Legend ini kekuatannya dari tim jadi kita mengasah kekompakan,” kata Anggi menambahkan.

Selain itu, keduanya berniat untuk menghabiskan waktu senggang, untuk sekadar refreshing dan mencari fun. Sebelumnya, Joko pernah hadir di acara mahasiswa Unpar di Kampus Ciumbuleuit sedangkan Anggi baru pertama kalinya mengunjungi Unpar.

“(Harapannya) mungkin dapet temen-temen baru nantinya,” kata keduanya yang kini tengah mengerjakan tugas akhir perkuliahan.

Terpilih sebagai pemenang kompetisi Mobile Legend, yakni tim dari BPK Penabur 1 Bandung. Adapun, Juara 1 berhak atas hadiah google voucher sebesar 1 juta rupiah dan Juara 2 mendapatkan voucher google play sebesar 500 ribu rupiah.

Pada kesempatan yang sama, Daniel salah satu mahasiswa D3MP angkatan 2017 yang berpartisipasi dalam tenant minuman, mengungkapkan kesannya di acara Open House. Untuk pertama kalinya, ia mencoba membuka usaha minuman kopi. Keunggulan produk ini, katanya kepada Tim Publikasi, biji kopinya langsung dari mesinnya. Biji kopi asli Bandung, Jawa Barat.

“Acara ini mendukung, jadi coba ikutan. Ini di luar mata kuliah. Sebagai latihan praktik bisnis dari teori yang didapat di kelas,” ungkap Daniel antusias.

Daniel berharap, “(Ke depan) akan ada lebih banyak acara kampus.”

“Di sini (mahasiswa) belajar untuk berusaha (berbisnis). Jadi bisa meningkatkan skill. Dari belajar (teori) ke praktik langsung,” pungkasnya.