Home / Berita Terkini / Menwa Unpar Lantik Anggota Baru

Menwa Unpar Lantik Anggota Baru

Resimen Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Menwa Unpar) melantik 9 anggota baru pada Kamis (4/1) bertempat di lapangan parkir Rektorat Unpar. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Menwa Unpar beserta alumni, jajaran Rektorat dan sejumlah pegawai Unpar, Perwakilan Mahasiswa (PM) Unpar, serta orang tua mahasiswa anggota Menwa Unpar.

Pada upacara penutupan pelatihan dan pendidikan dasar (Diklatsar) kemiliteran Menwa Unpar, kesembilan anggota baru tersebut secara resmi menjadi anggota Menwa angkatan ke-47. Diklatsar tersebut diadakan rutin setiap tahunnya. Kali ini, Menwa Unpar bekerja sama dengan Yonif 330 Cicalengka.

Dalam amanatnya, Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D yang berlaku sebagai inspektur upacara mengucapkan kepada seluruh mahasiswa anggota Menwa Unpar yang telah mengikuti Diklatsar.

“Setiap kali ada Diklatsar selalu ada rasa was-was, deg-degan, kuatir, dan sebagainya. Tetapi, kita semua bersyukur bahwa seluruh peserta Diklatsar kembali ke kampus dengan selamat dan juga bergabung dengan keluarga,” ungkap beliau.

Mangadar mengatakan, Diklatsar kemiliteran ini tentu tidak ditujukan untuk menjadikan para peserta militer, menjadi tentara. Sebaliknya, Diklatsar ini ditujukan untuk membentuk peserta menjadi pribadi-pribadi dan jiwa kepribadian yang tangguh, yang memiliki jiwa kepeloporan, jiwa kejuangan, dan juga bela rasa.

Dalam wawancara bersama Tim Publikasi Unpar, Tiffany Gusni Ayu Cantigi Komandan Latihan Pendidikan Menwa Mahawarman Batalyon III Unpar mengatakan, “Pendidikan dasar itu khusus untuk anggota baru yang ingin menjadi (anggota) Menwa Unpar.” Waktu penyelenggaraan Diklatsar tahun ini, ujarnya, 17 hari dari 18 Desember 2017 hingga 4 Januari 2018. Lokasi Diklatsar diadakan beberapa tempat, yaitu Yonif 330 Pararaider Cicalengka, Oraitapa Arcamanik, Maribaya, Cikole, Pagerwangi, Tabuga, dan berakhir di Unpar.

“Kami berharap di Unpar Menwa bisa berjaya kayak dulu karena dulu patut dibanggakan karena Unpar adalah di Jawa Barat satu-satunya kampus swasta yang menjadi batalyon dan Unpar juga adalah pendiri Menwa Se-Indonesia,” ungkap Tiffany.

Jadi, serunya, harus bangga. Ia berharap Menwa Unpar dapat kembali berjaya mengharumkan nama Unpar. “Lebihnya adalah kami anggota Menwa bisa mengamalkan ilmu kami di fakultas dan ilmu kami di Menwa, untuk masyarakat”, katanya.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Mega Putri peserta Pendidikan Dasar Menwa mengungkapkan kesannya selama mengikuti Diklatsar, “Sangat luar biasa karena selama pendidikan dasar benar-benar bisa dibilang hidup secara tidak normal…Dan sangat luar biasa bahwa kita bersembilan bisa melewati semuanya.”

“Harapannya sih kita bisa terus aktif berpartisipasi. Terutama mengabdi untuk Unpar, untuk lingkungan dan ya terutama sih untuk membanggakan keluarga dan terutamanya Unpar,” imbuhnya penuh semangat.

Rangkaian acara dalam pelantikan anggota baru Menwa meliputi pelepasan tanda siswa (pita dan helm), penyematan baret beserta dengan batch logo III yang menjadi simbol Menwa Unpar, dan pengucapan panca dharma satya Menwa.

Adapun, untuk menjadi anggota Menwa, baik di lingkup Jawa Barat atau provinsi lain diwajibkan menempuh pelatihan dan pendidikan dasar. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan para anggota agar siap dalam segala kondisi.