Home / Berita Terkini / Inovasi Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi

Inovasi Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi

Perubahan masyarakat yang pesat tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Pendidikan menjadi salah satu motor pendorong kemajuan dalam komunitas global, salah satunya lewat kemunculan inovasi-inovasi. Dengan adanya inovasi di berbagai bidang ilmu dan pengetahuan, muncul perubahan yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Perguruan tinggi, sebagai salah satu tempat pengembangan ilmu, menjadi tempat yang sangat tepat untuk mengembangkan inovasi, baik dalam bidang teknologi maupun sosial.

Di sisi lain, perubahan dalam pola pikir dan perilaku masyarakat menuntut perubahan dalam institusi pendidikan tinggi. Perkembangan ilmu yang sangat cepat, didukung dengan kemajuan teknologi, menuntut perubahan dalam cara mendidik dan pola pengajaran, termasuk dalam perguruan tinggi. Dengan keterbukaan informasi serta perubahan sosial dan teknologi yang ada, ilmu dapat berkembang lebih jauh dan lebih pesat, bila sistem pendidikan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.

Tentunya, untuk mengikuti perkembangan yang pesat ini, institusi pendidikan tinggi harus siap berubah. Perubahan dalam bentuk inovasi penting dalam menjaga aktualitas pendidikan tinggi terhadap situasi dan kondisi dunia sekitar, baik masyarakat maupun ilmu pengetahuan itu sendiri. Berbagai inovasi dapat dilakukan oleh perguruan tinggi, salah satunya dalam aktivitas pembelajaran. Kegiatan pembelajaran yang mengutamakan riset dan praktik akan membantu peserta didik, tidak hanya dalam memahami, namun hingga mampu menganalisis dan mengkreasi, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, penggunaan teknologi juga menciptakan ruang bagi inovasi baru dalam pendidikan tinggi. Misalnya, penggunaan teknologi komunikasi berbasis internet memungkinkan terbentuknya perkuliahan daring (online lecture). Lewat sistem informasi pembelajaran yang interaktif, mahasiswa dan tenaga pengajar dapat mengakses informasi mengenai perkuliahan kapanpun dan dimanapun. Hal ini tentu membuka peluang baru, misalnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap pendidikan tinggi, namun terkendala oleh jarak dan kondisi geografis.

Tentu saja, berbagai inovasi ini harus diikuti oleh kesadaran, baik dari tenaga pengajar maupun mahasiswa, untuk terlibat langsung dalam perubahan tersebut. Dosen dan mahasiswa tidak hanya mengikuti pada perubahan semata, namun juga aktif terlibat dalam membangun dan mengevaluasi perubahan yang terjadi. Bahkan, peserta didik dapat menjadi agen perubahan, dengan menginisiasi inovasi yang penting dan bermanfaat bagi universitas dan proses pengembangan ilmu secara keseluruhan.

Melihat perubahan yang pesat dalam masyarakat dan ilmu pengetahuan, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengambil langkah untuk berinovasi dalam kegiatan pembelajaran di lingkungan kampusnya. Dimulai dengan dibentuknya Pusat Inovasi Pembelajaran (PIP), yang secara aktif mencari cara-cara baru dalam meningkatkan kualitas kegiatan perkuliahan, baik dari sisi tenaga pengajar, maupun dari sisi mahasiswa.

Salah satu langkah inovasi yang diinisiasi oleh PIP adalah dengan membuat Interactive Digital Learning Environment, atau IDE. IDE memungkinkan seluruh peserta didik untuk ‘berkuliah’ di luar kampus, selama memiliki akses internet. Melalui IDE, peserta didik dapat mengakses materi kuliah yang telah diubah dalam format digital. Bahkan, kini penggunaan IDE memungkinkan pengerjaan tugas dan tes atau kuis secara daring. Tidak hanya bagi mahasiswa, IDE juga membantu tenaga pengajar dalam merancang perkuliahannya. Basis data bagi penilaian serta pembelajaran mahasiswa lebih mudah diakses dan digunakan oleh dosen.

Inovasi di lingkungan perguruan tinggi menjadi bukti kesungguhan pendidikan tinggi dalam mengikuti perkembangan zaman yang pesat. Melalui inovasi, universitas tidak hanya mengikuti perubahan, apalagi melawan perubahan, namun memanfaatkan berbagai kemajuan yang ada, dalam meningkatkan kualitas keilmuannya. Tentunya, pendidikan tinggi berkualitas akan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan serta masyarakat.