Home / Berita Terkini / Mempersiapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital
IDE Unpar

Mempersiapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital

Melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, perguruan tinggi melahirkan generasi bangsa yang berwawasan, terampil, kritis, kompetitif, dan peduli terhadap dinamika perkembangan dunia pendidikan yang diiringi dengan kemajuan teknologi informasi serba cepat.

Derasnya arus informasi menuntut perguruan tinggi dapat memaksimalkan penggunaan teknologi digital. Tentu saja hal ini harus didukung pemaksimalan kompetensi dan pengetahuan teknologi informasi yang memadai serta kemampuan yang baik dalam memilah informasi bagi seluruh sivitas akademika.

Baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa sejatinya dapat berkolaborasi dan bersinergi bagi tercapainya efektivitas dan efisiensi dalam proses pembelajaran di era yang serba canggih ini. Terlebih, dengan mengadopsi sistem pembelajaran digital, masyarakat akan semakin mudah untuk dapat membuka akses pendidikan secara luas sehingga universitas tersebut akan semakin mudah untuk dijangkau.

Menjadi sebuah konsekuensi logis dari perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, e-Learning (electronic learning) muncul sebagai metode baru dalam proses belajar mengajar dengan sistem pembelajaran elektronik. Melalui e-Learning para peserta pengajaran, baik dosen maupun mahasiswa mendapatkan kemudahan fasilitas untuk mengimbangi singkatnya waktu pertemuan di ruang kelas.

Unpar, Mahasiswa, dan Era Digital

Menjawab tantangan dan peluang di era digital, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berupaya menyediakan beberapa fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti e-learning, e-journal, pengembangan Interactive Digital Learning Environment (IDE-Unpar—dapat dibaca sebagai gagasan/ide dari Unpar) serta pelatihan-pelatihan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mulai dari seminar, kuliah umum, hingga simulasi bisnis mahasiswa.

Unpar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM Unpar) memberikan akses gratis bagi khalayak umum yang ingin mengunduh e-Journal Unpar yang berisi laporan penelitian dosen dan makalah ilmiah pada berbagai jurnal yang dikelola Unpar.

Adapun IDE-Unpar merupakan learning management system/LMS berbasis TIK untuk membantu proses pembelajaran interaktif yang berpusat pada mahasiswa, baik di dalam maupun luar kelas. IDE-Unpar menyediakan kelas virtual lengkap dengan peserta yang dapat mengaksesnya di setiap mata kuliah yang diselenggarakan di kelas tatap muka.

Selain itu melalui fasilitas chatting/forum diskusi, mahasiswa dapat berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan dosen serta mengumpulkan tugas dalam format digital (teks/gambar/video). Fasilitas ini juga membantu dosen untuk merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi proses pembelajaran.

Kemudian, salah satu upaya untuk mempersiapkan entrepreneur muda yang melek teknologi dan berdaya saing, Unpar melalui Career Development Center (CDC) berpartisipasi dalam Indonesia Career Center Summit 2016 bertema “Peningkatan Kualitas SDM Indonesia di Era MEA melalui Penguatan Peran Pusat Karir”.

Dalam acara tersebut, disebutkan bahwa pusat karir perguruan tinggi mengambil peran sangat besar dalam mencetak SDM yang unggul. Untuk itu, CDC Unpar terus mengadakan seminar, pelatihan, maupun career workshop bagi mahasiswa yang akan menghadapi dunia kerja. Salah satu workshop yang sedang diadakan CDC Unpar adalah Career Workshop Plus dengan durasi 3 hari 2 malam.

Selain penyelenggaraan pelatihan dan seminar, Unpar melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) juga bekerjasama dengan perusahaan e-commerce mengadakan kuliah umum. Kuliah tersebut menjelaskan bagaimana strategi yang bisa ditempuh mahasiswa untuk dapat berjualan bisnis online hanya melalui sebuah aplikasi yang ternyata tidak membutuhkan modal besar dengan pangsa pasar yang luas.

Selain itu, Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis (Prodi IAB) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Prodi IAB secara rutin menyelenggarakan kegiatan simulasi bisnis yang bertujuan memberikan ruang dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan konsep bisnis yang telah disusun dalam perkuliahan.

Unpar terus berupaya dan meyakini bahwa untuk mencetak mahasiswa yang berkualitas, diperlukan persiapan dalam menghadapi era digital yang penuh persaingan dan tantangan.

 

Sumber: Kompas – Griya Ilmu (Selasa, 14 Juni 2016)