Home / Berita Terkini / Melihat Peringkat Supaya Pilihan Menjadi Tepat
Melihat Peringkat Supaya Pilihan Menjadi Tepat

Melihat Peringkat Supaya Pilihan Menjadi Tepat

Peringkat perguruan tinggi dapat menjadi salah satu alat bagi orang tua dan calon mahasiswa untuk melihat apakah universitas memiliki standar yang baik atau buruk.

Selama ini, klasifikasi dan pemeringkatan secara rutin dilakukan terhadap perguruan tinggi yang ada di seluruh dunia oleh berbagai pihak, dimana setiap lembaga pemeringkat mempunyai kriteria penilaian yang berbeda sehingga urutan peringkat perguruan tinggi bisa berbeda pula.

Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek Dikti RI) juga melakukan klasifikasi dan pemeringkatan seluruh Perguruan Tinggi tanpa membedakan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tercatat sebanyak 3.320 perguruan tinggi Indonesia ada dalam daftar yang dikeluarkan oleh Kemenristek Dikti RI.

Berdasarkan data PD Dikti, klasifikasi dan pemeringkatan mencakup empat kategori penilaian, yakni kualitas sumber daya, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, serta kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Klasifikasi dan pemeringkatan kemudian dikelompokkan menjadi beberapa aspek yang mencakup kualitas dan kecukupan dosen (30 persen), kualitas manajemen (30 persen), dan keberhasilan perguruan tinggi dalam memaksimalkan sumber daya yang dimiliki untuk berprestasi tinggi di tingkat nasional dalam bentuk kualitas kegiatan penelitian (30 persen) dan kualitas kegiatan kemahasiswaan (10 persen).

Peringkat Terbaik

Berdasarkan Keputusan Menristek Dikti nomor 492.a/M/Kp/VIII/2015 tentang klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia tahun 2015, Kementerian Ristek Dikti mengurutkan peringkat semua perguruan tinggi di Indonesia, mencakup 3.320 perguruan tinggi. Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menduduki peringkat ke-25 secara nasional, memperhitungkan baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. Jika hanya memperhatikan perguruan tinggi swasta, Unpar meraih peringkat pertama/terbaik untuk cakupan wilayah Sumatera, Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Pemeringkatan oleh lembaga resmi pemerintah berdasarkan Pangkalan Data Dikti tentu dapat dipercaya dan pantas menjadi rujukan masyarakat. Ini juga menjadi sebuah pengakuan akan kualitas dosen, pengelolaan perguruan tinggi, dan hasil-hasilnya dalam bentuk karya dosen seperti penelitian dan karya mahasiswa.

Meskipun demikian, Unpar terus berusaha menjadi yang terbaik di tingkat regional dan nasional. Dengan berpegang teguh pada visinya untuk mengembangkan potensi lokal untuk diangkat pada tataran internasional, Unpar terus melakukan pengembangan, pembangunan, perbaikan, serta evaluasi di berbagai bidang untuk mewujudkan visi tersebut.

Cermat Memilih

Ketika memilih perguruan tinggi, orangtua dan mahasiswa diharapkan tidak sekadar mengejar nama besar dan citra media. Peringkat perguruan tinggi yang dikeluarkan oleh Kemenristek Dikti ini dapat dijadikan salah satu acuan untuk memilih tempat kuliah terbaik.

Memang ini adalah peringkat di tingkat perguruan tinggi sehingga pertimbangan lebih saksama diperlukan dalam pemilihan program studi (prodi). Belum tentu perguruan tinggi dengan peringkat tinggi memiliki keseluruhan prodi dengan kualitas terbaik. Atau sebaliknya, perguruan tinggi yang berada di posisi lebih bawah tidak memiliki program studi unggulan.

Oleh karena itu, kualitas dan kesehatan manajemen Unpar memastikan dan menghasilkan semua program studi mempunyai akreditasi terbaik (A), bahkan untuk prodi Teknik Informatika dan prodi baru Teknik Elektro konsentrasi Mekatronika yang saat ini belum terakreditasi A.

Dalam memilih perguruan tinggi, para orangtua dan calon mahasiswa juga harus menimbang kesesuaian program studi dengan kehendak calon mahasiswa yang akan menjalankan perkuliahan. Hal ini penting karena dapat menjadi beban tersendiri bagi sang anak. Anak dipaksakan untuk “mencintai” sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Informasi dan pengenalan tentang prodi menjadi keniscayaan, baik bidang-bidang yang dipelajari dan ditekuni sampai kepada prospek kerja bagi lulusan. Alangkah baiknya orang tua dan calon mahasiswa mengetahui seluk beluk perguruan tinggi dan prodi tersebut secara menyeluruh.

Mendapatkan gambaran nyata dengan menanyakan terhadap kerabat, saudara, atau lingkungan terdekat yang mengetahui sejarah dan tradisi akademik dari perguruan tinggi. Unpar dengan sejarah panjangnya akan selalu mempertahankan dan meningkatkan tradisi akademik unggulnya sesuai visi dan misi pendiriannya, sejak didirikan pada 1955.[*]

 

Sumber: Kompas – Griya Ilmu (Selasa, 26 April 2016)