Home / Alumni / Matematika Unpar, Kata Mereka

Matematika Unpar, Kata Mereka

Alumni Matematika Unpar tersebar di berbagai bidang profesi. Para lulusan memiliki peluang dan kesempatan untuk berkarya di bidang pendidikan, industri asuransi dan keuangan, industri jasa, hingga aktuaria.

Nah, Unparian pasti penasaran kan gimana testimoni mereka tentang pengalaman selama kuliah dan belajar di Program Studi Matematika Unpar? Yuk, kita cek testimoninya.

Selvy Suwanto

(Belajar di Matematika Unpar red.) sangat mendukung pola berpikir sehingga bisa lebih sistematis. Bagus dalam mengolah kreativitas sehingga solusi masalah tidak hanya satu, tetapi jeli dalam melihat kemungkinan lain. Lebih mudah mempelajari hal-hal baru.

Selvy Suwanto, M.Sc. (Angkatan 1994, Application Development Consultant di Paragon Decision Technology B.V. Haarlem The Netherlands)

Anton Wardaya

Saya alumnus jurusan Matematika Unpar tahun 1996. Selama kuliah, saya merasakan banyak manfaat dengan sistem perkuliahan di jurusan Matematika Unpar. Sistem inilah yang membuat pikiran saya menjadi lebih efisien dan terstruktur, mengenal konsep Matematika, mengembangkan problem solving dalam kehidupan sehari-hari serta menganalisa permasalahan dan menemukan jalan keluarnya. Dosen-dosen dan lingkungan kampus sangat mendukung saya berkembang lebih maksimal. Selain hard skill, kami juga diperlengkapi dengan soft skill sehingga siap menghadapi persaingan dalam dunia kerja. Terima kasih kepada jurusan Matematika Unpar. Maju terus !!

 

Andreas Parama

Saat saya diberikan pilihan bebas untuk menentukan universitas dan jurusan yang akan jalani, saya memilih jurusan Matematika Unpar. Alasannya cukup sederhana, saat SMA saya cukup senang dengan pelajaran matematika dan ingin memperdalam ilmu ini. Namun, sebelumnya saya tidak mengetahui jika ada yang namanya jurusan Matematika. Kebetulan saya membaca koran yang memuat info jurusan matematika sehingga saya bisa mencari tahu lebih dalam.

Akhirnya saya terdaftar sebagai mahasiswa jurusan Matematika Unpar angkatan 2005. Selama belajar di jurusan Matematika Unpar, tidak hanya ilmu matematika saya yang semakin terasah, tetapi membuka wawasan saya akan penggunaan matematika dalam dunia kerja, antara lain bidang asuransi dan opsi/saham. Selain materi yang diajarkan dalam kelas, jurusan Matematika Unpar juga sering melakukan hubungan dengan pihak luar dalam kegiatan, seperti sharing alumni, kunjungan perusahaan, maupun workshop yang bekerja sama dengan universitas luar negeri.

Saya rasa hal ini sangat baik untuk mahasiswa karena hal itu membuka wawasan mahasiswa akan gambaran dunia kerja sehingga dapat memotivasi dalam apa yang mereka pelajari di universitas. Saya sendiri sekarang adalah PhD student di University of Twente, Belanda dan juga sebagai peneliti di LabMath-Indonesia dimana riset saya mengenai rekonstruksi dan peramalan gelombang air dari citra yang diambil oleh radar. Saya merasakan bahwa apa yang saya dapatkan di jurusan Matematika Unpar cukup menunjang saya dalam melanjutkan studi S2 dan S3 saya. Tidak hanya hard skill yang saya peroleh, tetapi soft skill pun bisa didapatkan selama saya belajar di jurusan Matematika Unpar karena jurusan (ini red.) memberikan kesempatan untuk mahasiswa dalam menyelenggarakan/membantu beberapa event, seperti Kompetisi Matematika dan Seminar Nasional Matematika. Akhir kata, terima kasih untuk jurusan Matematika Unpar.

Valen

Berbekal informasi yang didapatkan baik dari Kompetisi Matematika Unpar, kunjungan sekolah ke universitas-universitas, dan study fair yang diadakan di sekolah, saya mulai mencari jurusan apa yang sesuai dengan saya dan prospek ke depannya. Pada sebuah study guide, saya pernah membaca tentang profesi-profesi yang dapat ditekuni setelah kuliah. Meskipun dibanjiri berbagai informasi, memilih jurusan saat kuliah memang bukan hal yang mudah. Hingga akhirnya, saya mencoba berbagai ujian masuk dan diterima di beberapa jurusan di universitas favorit.

Pada akhirnya, saya memilih jurusan yang mungkin tidak asing, yaitu matematika. Masuk di lingkungan yang baru dengan teman-teman dari berbagai daerah tidaklah mudah. Melalui Ospek (Masa Orientasi SIAP Unpar red.), kami mulai belajar mengenal satu sama lain, mulai dari teman-teman seangkatan dan angkatan lainnya. Setelah itu, kegiatan perkuliahan mulai bergulir. Dengan bantuan teman, satu per satu mata kuliah bisa kami hadapi. Namun, kegiatan yang kami lakukan tidak hanya terbatas pada akademik saja. Kami juga menyempatkan diri untuk mengikuti kegiatan-kegiatan dan berorganisasi agar hidup tidak monoton.

Pada semester 4, kami mulai diberikan berbagai mata kuliah pilihan yang bisa diambil dengan 2 konsentrasi, yaitu matematika keuangan & asuransi, serta matematika industri. Mendengar bahwa ada profesi yang dicari-cari atau masih langka, saya mencoba menggali informasi yang diberikan oleh dosen. Mata kuliah yang berkaitan dengan ujian untuk profesi tersebut akhirnya pun saya ambil meskipun saat itu, saya juga belum yakin akan berkarir di bidang apa. Jadi, saya jalani saja ujiannya. Skripsi yang dikerjakan pun masih berkaitan dengan matematika asuransi.

Ternyata semua usaha selama kuliah, baik secara akademis maupun non akademis (berorganisasi) itulah yang membantu saya untuk menjalani karir di bidang aktuaria. Sampai saat ini, saya sudah menyelesaikan 7 dari 10 ujian dan bekerja sebagai actuarial analyst di perusahaan asuransi jiwa dari salah satu grup terkemuka di Indonesia. Perjalanan untuk menjadi aktuaris masih panjang, tetapi asal ada tekad yang kuat, semua pasti bisa dilewati.

Sumber: matematika.unpar.ac.id