Home / Berita Terkini / Mahasiswa TI Unpar Kembali Raih Prestasi dalam KRKTN VII 2019

Mahasiswa TI Unpar Kembali Raih Prestasi dalam KRKTN VII 2019

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI Unpar) kembali membanggakan Unpar dalam Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional (KRKTN) VII 2019 yang dilaksanakan oleh Universitas Trisakti awal November lalu. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah Quality Improvement with Data Mining for Sustainability.

Dalam ajang tersebut, kedua tim Unpar yang turun untuk berkompetisi berhasil mendapatkan Juara III dan Juara Harapan 1. Adapun Tim Unpar 1 yang berhasil mendapatkan Juara III beranggotakan Audilia Samantha, Hanna Alverina, dan Lisa Kezia. Sedangkan Tim Unpar 2 yang berhasil mendapatkan Juara Harapan 1 beranggotakan Farrel, Thalia Augustine, Melvin Donny.

“Sebulan sebelum lomba, yang kami lakukan mencari buku untuk referensi dan belajar. Dikasih juga sol-soal tahun lalu, materinya ada banyak jadi dibagi-bagi materinya,” jelas Audilia saat menjelaskan tahap persiapan yang dilakukan. “Yang pasti harus belajar mandiri, karena kalau dari kitanya sendiri ga belajar dan hanya mengharapkan kumpul kelompok doang, itu susah. Jadi belajar materi masing-masing terus seminggu sebelum lomba kumpul untuk membahas apa yang masih kurang,” tambah Melvin.

Kedua tim Unpar bersama dengan 24 tim lainnya yang mengikuti kompetisi harus mengikuti beberapa babak penyisihan. Babak penyisihan pertama dan kedua terdiri dari penyelesaian soal pilihan ganda, perhitungan, dan soal teori. Dilanjutkan dengan babak penyisihan ketiga yang terdiri dari cerdas cermat dan babak terakhir diakhiri dengan studi kasus dan presentasi. Dalam babak terakhir ini, peserta diminta untuk memprediksi dan mengolah data-data polis asuransi yang sudah diberikan dan meningkatkan kualitas pelanggan.

“Mata kuliah di Teknik Industri sangat membantu untuk mempersiapkan lomba, karena untuk statistik, kita di TI Unpar memang termasuk yang baik dan kuat, (pelajaran) quality control juga sangat membantu. Overall, mata kuliah di TI sangat membantu,” tutur Melvin.

Di akhir wawancara, Melvin dan Audilia memberikan pesan kepada teman-teman mahasiswa untuk lebih memanfaatkan ilmu yang telah di dapat di dalam kelas selama ini. “Sebenarnya ilmu yang didapat di TI Unpar itu banyak dan udah bagus, jadi manfaatin ilmu yang didapat. Jangan malu untuk ikut lomba dan lebih berani aja, belajar membagi waktu dan explore diri lebih lagi dengan ikut lomba atau kegiatan lainnya,” pesan Melvin. 

Sama seperti Melvin, Audilia juga mengajak teman-teman mahasiswa untuk lebih memberanikan diri untuk mengikuti berbagai perlombaan. “Lebih berani, karena di luar ga semenakutkan itu dan juga (pelajaran) yang udah dikasih Unpar udah banyak dan luas jadi berani belajar, membagi waktu, dan berani mencoba,” tutup Audilia. (YJR/DAN)