Home / Berita Terkini / Listra Unpar: Semangat Kaum Muda Hidupi Kebudayaan Indonesia

Listra Unpar: Semangat Kaum Muda Hidupi Kebudayaan Indonesia

Budaya menjadi salah satu identitas sebuah bangsa. Indonesia dengan keberagaman bangsanya memiliki kekayaan budaya yang beraneka. Pemahaman akan wawasan Nusantara tentunya menjadi penting untuk dimaknai agar terus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya tanah air.

Seni dan tari merupakan wujud dari budaya bangsa. Keaneragaman seni dan tari Indonesia tersebar di 34 provinsi dengan ragam suku di setiap daerah. Melalui kesenian, kita belajar tentang keberagaman. Keberagaman menjadi kekayaan Indonesia bagi persatuan bangsa.

Tren budaya yang kian mengglobal, tidak menyurutkan semangat kaum muda untuk terus menghidupi kebudayaan Indonesia. Ada banyak cara untuk merawat kebudayaan. Salah satunya, lewat pembelajaran seni musik dan tarian tradisional.

Lingkung Seni Tradisional Universitas Katolik Parahyangan (Listra Unpar) merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang seni dan tari trasional. Listra menjadi media bagi mahasiswa Unpar yang memiliki ketertarikan untuk mempelajari musik dan tari tradisional.

“Setiap daerah itu punya ciri khas masing-masing. Itu daya tarik. Misalnya, Sunda ada enerjiknya (lewat) Jaipong. Bali itu, ada gerakan khas matanya, Jawa, itu kelembutannya. Jadi kayak keberagaman itu,” kata Ghautami Kelama Alara Ketua Listra (2018-2019).

Ghautami yang akrab disapa Lara mengatakan, hampir semua tarian Nusantara sudah pernah ditampilkan tim Listra Unpar di berbagai kesempatan. Ada juga musik tradisional, terang Lara, Listra ingin memperkenalkan kalau budaya Indonesia itu kaya.

“Karena kita berada di tanah Sunda, engga hanya tarian Sunda. kita juga pelajarin tarian dan musik (Indonesia) lainnya,” imbuhnya.

Momen Sumpah Pemuda

Memaknai Sumpah Pemuda, seyogyanya kaum muda Indonesia bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan. Lara mengatakan, jaman sekarang itu semua mudah dan serba canggih. Bagaimana cara kaum muda untuk tidak termakan dengan berita-berita hoaks. Ini menjadi salah satu cara sederhana, sebagai peran pemuda masa kini.

Ia mengakui bahwa untuk menyikapi hal tersebut tidaklah mudah. Kaum muda didorong untuk bisa memilah dan menyaring berita-berita yang ada di masyarakat. “Terus jangan terlalu termakan omongan dari orang-orang yang pengen ngerusak keutuhan Indonesia,” pesannya.

Lara berharap pemuda Indonesia bisa terus berkarya dan menghidupi budaya Indonesia yang beragam.

“Keberagaman itu yang bisa jadi pemersatu, semakin kaya seni dan tari Indonesia,” katanya.

Berkreasi dan berkarya

Baru-baru ini, tim Reang Panjingkrak Listra Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) meraih Juara 1 dalam ajang Denscup XIX: Braces FKG Universitas Trisakti. Prestasi Listra kali ini mengulang pencapaian di tahun lalu, yakni Juara 1 di perlombaan yang sama dengan materi Tari Gondewa.

Di tahun sebelumnya, Listra juga meraih prestasi sebagai Juara 2 Perbanas Dance Competition 2017 dan Juara 1 Lomba Tari Tradisional DENS CUP XVIII FKG Trisakti. Selain itu, Listra mengadakan agenda rutin tahunan, yakni Wajah Nusantara serta Misi Budaya ke Turki (2013), Yunani (2014), Polandia (2015), dan Yunani (2018).