Home / Berita Terkini / LIGHT 2016 Hidupkan Nostalgia Suasana 90’s
LIGHT 2016 Hidupkan Nostalgia Suasana 90’s

LIGHT 2016 Hidupkan Nostalgia Suasana 90’s

Era 90-an memang sudah lama berlalu, namun nuansa nostalgia seakan mengiring anak-anak muda pada jamannya untuk kembali menghirup kenangan manis di masa itu. Bertempat di di Bumi Sangkuriang, Bandung, LIGHT 2016, acara tahunan yang rutin digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) secara resmi dibuka pukul 14.00 pada Sabtu (23/4). LIGHT merupakan acara sosial atau charity yang menyuguhkan food festival dan penampilan live music dengan special performance dari sejumlah artis ternama Indonesia.

Mengusung tema “Unforgettable 90’s”, beberapa artis dan band yang diundang merupakan angkatan kelahiran tahun 90-an. Sebut saja Mocca, band yang lahir tahun 1999 itu memberikan tampilan istimewa dan menghidupkan angin segar nuansa 90’s. Ada pula penampilan menarik lainnya dari Tigapagi, Danilla, Samarottunga, dan band lainnya. Tak berhenti sampai di situ, bintang tamu kelahiran tahun 1990 yang sangat dinantikan yakni, Raisa juga turut memeriahkan acara LIGHT 2016. Memakai busana serba putih dan tampil elegan, Raisa membawakan salah satu single terbarunya yang berjudul, “Kali Kedua” dan beberapa lagu miliknya.

Era tahun 90-an menjadi momen tak terlupakan dan menarik bagi sejumlah orang, termasuk mereka yang lahir dalam rentang dekade tersebut. Era 90-an sangat identik dengan kesederhanaan dimana belum mengenal kecanggihan teknologi masa kini.

Walau sempat diguyur hujan, acara tetap berlangsung lancar dan penonton tetap menunjukkan keceriaan mereka. Selain penampilan dari para bintang tamu yang memesona dan kelezatan berbagai makanan yang dijual, para pengunjung juga sangat antusias dengan acara sosial yang menjadi salah satu agenda utama LIGHT 2016.

“LIGHT 2016 diharapkan bisa membawa ‘terang’ bagi sesama serta meningkatkan kebersamaan antar angkatan Teknik Industri sendiri”, ujar Kristian Sinulingga dan Leonardus Andrew selaku ketua dan wakil ketua panitia. Lebih jauh mereka mengaku lega sekaligus puas karena LIGHT 2016 berlangsung dengan lancar dan mendapat feedback positif dari para pengunjung yang datang.

“LIGHT di tahun selanjutnya, jangan sampai melupakan esensi atau tujuan dari LIGHT yang sudah dibangun bertahun-tahun dan jangan lupa untuk berkarya dalam Ketuhanan, sesuai sesanti almamater kita”, pesan Kristian dan Andrew.