Home / Berita Terkini / Kunjungan Kemdikbud: Monitoring dan Evaluasi Program Darmasiswa Unpar

Kunjungan Kemdikbud: Monitoring dan Evaluasi Program Darmasiswa Unpar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) kembali mengunjungi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dalam agenda Monitoring dan Evaluasi Program Darmasiswa Unpar, pada Rabu (6/3/2018) di Gedung Rektorat Unpar. Program Darmasiswa Unpar saat ini berada di bawah koordinasi lembaga Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Unpar.

Acara yang dimulai dengan pembukaan singkat oleh Dr. Orpha Jane Wakil Rektor Bidang Sumber Daya ini dihadiri oleh Aldi perwakilan Program Darmasiswa Kemdikbud, Dr. Maria Widyaningrum dosen FISIP Unpar, Kristining Seva SS,MPd koordinator BIPA Unpar, Gilang dosen luar biasa (DLB) BIPA Unpar, Theodorus Riswandi bagian International Office (IO) KIK Unpar, serta tiga orang perwakilan mahasiswa BIPA Unpar yakni Augustina (mahasiswa asal Cina), Tatamo (Madagaskar), dan Malisa (Thailand).

Detil agenda kunjungan kali ini membahas mengenai perkembangan kompetensi belajar mahasiswa asing Darmasiswa BIPA Unpar. Aldi mengatakan, pihak Darmasiswa Kemdikbud ingin mengetahui sejauh mana progress kompetensi ajar mahasiswa BIPA Unpar dalam mempelajari bahasa Indonesia, yang mana sejak pertengahan tahun lalu mereka memulai program Darmasiswa di lembaga BIPA Unpar.

Pada kesempatan yang sama, Kristining Seva mempresentasikan laporan hasil kegiatan belajar mengajar BIPA Unpar periode 2018. Laporan tersebut meliputi evaluasi kegiatan belajar mengajar BIPA, beragam agenda kegiatan pembelajaran, kegiatan pengenalan budaya Indonesia seperti lokakarya membatik dan membuat jamu, kegiatan ekstrakurikuler bersama UKM Lingkung Seni Tradisional (Listra) Unpar, gladi sosial dan budaya, serta program magang peserta BIPA, hingga rencana kegiatan BIPA Unpar di tahun 2019.

Pihak Kemdikbud juga membagikan kuesioner kepada mahasiswa BIPA Unpar. Peserta diminta mengisi penilaian terkait pengalaman mereka selama belajar bahasa Indonesia di Unpar.

Over all baik semua. Dan juga mostly puas. Positif ga ada masalah,” singkat Aldi memaparkan hasil isian kuesioner.

Malisa, salah satu mahasiswa Darmasiswa Unpar asal Thailand memberikan testimoni tentang pengalamannya selama belajar di lembaga BIPA Unpar.  “Semua di sini sangat sangat bagus. Di Unpar, ada kegiatan menginap di luar sama-sama keluarga di desa (Kegiatan gladi sosial dan budaya). Jadi, kaya lebih tau mereka tinggal begini, makan begini. Kita tau kehidupan orang Indo yang asli yang bagaimana,” ungkap Malisa antusias.

“Harapannya semakin banyak teman-teman asing lainnya yang belajar bahasa Indonesia di BIPA Unpar,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Desember 2018 lalu, Kemdikbud berkunjung ke Unpar untuk agenda serupa, yakni Monitoring dan Evaluasi Program Darmasiswa terkait pengelolaan program BIPA di Unpar.

Rencana kegiatan BIPA Unpar selanjutnya, yakni kunjungan ke Panti Asuhan (Maret), Workshop Kopi (April), serta Gladi Intelektual dan Kreativitas (Mei). Pada Juni mendatang, peserta Darmasiswa-BIPA Unpar bersama dengan peserta Darmasiswa dari universitas lainnya akan turut serta menghadiri acara farewell sebagai akhir dari program Darmasiswa RI.