Home / Berita Terkini / Komunitas MUN Unpar Berpartisipasi dalam JOINMUN 2019

Komunitas MUN Unpar Berpartisipasi dalam JOINMUN 2019

Parahyangan Model United Nations Community, yang merupakan wadah minat mahasiswa penggemar Model United Nation (MUN) di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), mengirimkan 17 mahasiswa untuk mewakili Unpar dalam Jogja International MUN (JOINMUN) 2019 pada 24-27 Oktober 2019. Tiga orang mahasiswa Unpar juga terlibat sebagai chair dalam beberapa komite MUN yang digelar oleh Universitas Gadjah Mada tersebut, yaitu Hendry Samuel Pangaribuan (Assistant Chair of DISEC), Fransiska Andita (Assistant Chair of UNDP), serta Devina Teguh Adisesha (Crisis Director of Joint Crisis Committee).

Pada kompetisi ini, Tim Unpar meraih berbagai penghargaan, antara lain Verbal Commendation & Best Position Paper of DISEC (Sharon Sebastian), Best Delegate of DISEC (Demetrius Nobel), Verbal Commendation of UNDP (Kezia Natalia Wattie), Honorable Mention of ILO (Jovita Komala), Verbal Commendation of ILO (Vanessa Anthea), Honorable Mention of ASEAN (Kinanti Aristawidya dan Asyifa Sekar Kirana), Verbal Commendation of Press Corps (Alya Diva), Verbal Commendation of UNSC (Raynard Christian dan Bernadeth Franchika) serta The Most Outstanding Delegate of UNSC (Archangela Rachel Dharmaputri).

“Untuk persiapan peserta itu latihan intensif, latihan speech, research, drafting dan sebagainya,” tutur Marchelle Adriani yang merupakan salah satu dari 17 mahasiswa yang mewakili Unpar dalam JOINMUN. Marchelle juga mengatakan bahwa meskipun dirinya merupakan mahasiswa baru namun dirinya merasa senang dan belajar banyak hal saat mengikuti kompetisi MUN. “Jadi peserta senang, belajar banyak, juga menambah teman, dekat dengan kakak tingkat dan menjadi keluarga.” Sama halnya dengan Marchelle, Devina Adisesha yang berkesempatan menjadi chair dalam JOINMUN 2019, dirinya juga merasa senang karena dapat mendapatkan break dari kesibukannya sehari-hari sebagai mahasiswi Arsitektur di Unpar.

Mengikuti kompetisi MUN tentu saja memiliki banyak manfaat positif. Selain mendapatkan koneksi teman-teman yang baru, Marchelle dan Devina menjelaskan bahwa dengan MUN mereka dapat belajar tentang public speaking, cara bernegosiasi dan sebagai mahasiswi jurusan Hubungan Internasional, Marchelle merasa topik-topik yang dibahas dalam MUN sangat bermanfaat bagi studinya. “Topiknya banyak, khususnya untuk anak HI, topik-topiknya sangat berguna dan jadi lebih duluan tahu tentang sesuatu daripada yang lain,” jelas Marchelle.

Di akhir wawancaranya dengan Tim Publikasi pada Jumat (1/11), Marchelle dan Devina turut mengajak mahasiswa Unpar lainnya untuk bergabung dengan Parahyangan Model United Nations Community. “Untuk yang mau ikut, jangan takut, just go for it,” tutup mereka. (YJR/DAN)