Home / Berita Terkini / Kembangkan Diri Lewat Beasiswa Unpar
Mahasiswa Baru secara simbolik menerima Beasiswa dari Unpar. Unpar menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa dan mahasiswa dalam beragam bentuk, baik sumber internal juga eksternal.

Kembangkan Diri Lewat Beasiswa Unpar

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) didirikan dalam misi mengembangkan masyarakat dengan mendidik generasi muda. Berbagai upaya dilakukan oleh Unpar dalam membantu kaum muda untuk berkembang menjadi insan yang humanum, antara lain dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa, baik yang mampu membuktikan kualitas akademik dan non-akademik, maupun yang memiliki potensi untuk menjadi agen-agen perubahan dalam masyarakat.

Setiap semester, Unpar melalui Biro Kemahasiswaan dan Akademik (BKA) menyalurkan beasiswa skema internal kepada lebih dari 500 mahasiswa. Jumlah ini belum termasuk beasiswa yang disediakan oleh donatur eksternal yang semakin besar nominal dan variannya. Tentu tidak menutup kemungkinan bahwa ke depan Unpar akan meningkatkan cakupan beasiswa bagi mahasiswa.

Banyak Ragam

Ayu Pritandiya Pertiwi, Kepala Bagian Kesejahteraan BKA, mengungkapkan banyaknya ragam beasiswa yang dapat dipilih oleh mahasiswa sarjana dan pascasarjana Unpar. Contohnya seperti darmasiswa, beasiswa prestasi baik akademik maupun non-akademik termasuk kepemimpinan, beasiswa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). 

Beasiswa juga berasal dari kontributor eksternal, termasuk sektor bisnis dan pemerintah seperti Bidikmisi. “Yang terbaru itu Jabar Future Leader dan Beasiswa Unggulan,” kata Ayu. Di sisi lain, alumni Unpar juga turut berkontribusi dalam penyediaan beasiswa. Misalnya, Ikatan Alumni Teknik Industri (IATI) beberapa waktu lalu memberikan beasiswa kepada mahasiswa TI Unpar berprestasi. 

Terkait dengan kontribusi alumni, Ayu menambahkan akan perancangan skema beasiswa dari ikatan alumni – dan pihak eksternal – yang difasilitasi oleh BKA. “Alangkah baiknya bila ditampung oleh ikatan alumninya terlebih dahulu,” ujarnya. Berbagai langkah yang dilakukan oleh BKA Unpar, lanjutnya, diharapkan dapat mengoptimalisasi penyampaian beasiswa kepada mahasiswa yang membutuhkan. “Kita ingin beasiswa tepat sasaran dan tepat besaran,” katanya. “Kedepannya kita akan melebarkan sayap terkait varian beasiswa di Unpar.”

Pengembangan Diri

Terlepas dari peran beasiswa sebagai apresiasi bagi usaha mahasiswa, BKA Unpar juga menyadari peran pendampingan bagi para penerima beasiswa. “Seluruh mahasiswa penerima beasiswa harus menerima program pendampingan,” tegas Ayu. Bentuk pendampingan ini adalah berbagai program pengembangan diri yang dinamis, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan resipien beasiswa di tiap semester. Ayu menambahkan, lewat rancangan program ini, para mahasiswa penerima beasiswa akan memiliki keunggulan tersendiri. “Semacam privilege untuk penerima beasiswa Unpar,” ujarnya.

Mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa semakin dipermudah oleh sistem yang terus dikembangkan oleh BKA Unpar. “Kita didukung oleh sistem yang bagus dengan BTI,” kata Ayu. Pengajuan beasiswa nantinya akan diintegrasikan dengan portal mahasiswa pada akhir tahun 2019. “Mulai dari timeline, jenis beasiswa, persyaratannya apa, dan uploadnya melalui sistem ini,” jelasnya, “Either (beasiswa) internal, eksternal, semua ada di sana.” Hal ini juga akan memudahkan pendataan beasiswa bagi pihak universitas.

Untuk Calon Mahasiswa

Bagi calon mahasiswa baru, Unpar menyediakan beasiswa melalui seluruh jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), khususnya bagi yang membutuhkan bantuan secara finansial. “Kita prinsipnya untuk yang secara finansial kurang mampu,” kata Ayu. Besaran beasiswa tersebut, lanjutnya, mencakup “25 sampai 100 persen UKPA (Uang Kuliah Pokok Awal – red.).” Untuk calon mahasiswa yang ingin mengambil beasiswa Bidikmisi, mereka tetap mengikuti prosedur pengajuan beasiswa melalui sekolah mereka, sebelum mengikuti PMB Unpar. “Mereka tetap harus mengikuti PMB Unpar,” tegasnya.

“Penerima beasiswa dipilih oleh Unpar sebagai agen-agen (perubahan),” ungkap Ayu di akhir wawancara. Oleh karenanya, Unpar terus mengharapkan kontribusi nyata dan berkesinambungan dari para penerima beasiswa. Dengan semangat dan penuh tanggung jawab tanggung jawab, kontribusi ini diharapkan tidak hanya berakhir sampai kelulusan mereka, namun hingga mereka berkarya nyata dalam masyarakat. (DAN)