Home / Berita Terkini / Kata Pak Is, “Purnabakti Ingin Berkontribusi untuk Unpar”

Kata Pak Is, “Purnabakti Ingin Berkontribusi untuk Unpar”

Paguyuban Purnabakti Unpar (PPU), kata Pak Is, belum banyak berperan secara maksimal. Dalam hal ini, kontribusinya kepada Unpar. Harapannya ke depan, ungkap beliau, peran PPU bisa lebih maksimal.

Pak Is adalah sapaan akrab J.P. Isnaryono DS, anggota pengurus PPU. Pak Is sebelumnya pernah menjadi Ketua PPU periode 2014-2017, sejak terbentuknya hampir empat tahun silam. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (yang saat ini bernama Biro Kemahasiswaan dan Alumni). Saat ini, posisi Ketua PPU dijabat oleh Yulianus Sutikno yang sebelumnya bekerja di FISIP Unpar.

Awal didirikan

Berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), PPU dibentuk pada Maret 2014 dengan tujuan untuk mengguyubkanpara purnabakti. Pada akhir tahun 2014, segenap pensiunan Unpar menggelar acara silaturahmi PPU untuk pertama kalinya. Sejak saat itu, PPU rutin menggelar acara serupa untuk senantiasa membangun kebersamaan yang saling meneguhkan diantara para pensiunan.

Pihak universitas dan yayasan Unpar sangat mendukung diadakannya acara tersebut, dengan harapan komunikasi dan hubungan baik antarpurnabakti Unpar dapat tetap terjalin.

Selain itu, PPU dibentuk untuk memperbaiki database para pensiunan. Diperlukan adanya catatan terkait kontak dan alamat yang terbaru. Kehadiran PPU diharapkan dapat membantu Biro Pengembangan Modal Insani (BPMI) Unpar untuk dapat mempererat tali silaturahmi para purnabakti dengan pegawai Unpar yang masih aktif.

Unpar di usia ke-63

Memasuki usia ke-63 di tahun ini, ujar Pak Is, tentunya Unpar semakin semangat untuk senantiasa maju dan berkembang.

“Sekarang Unpar sangat-sangat maju. Kemajuannya luar biasa. Lebih-lebih akreditasi terakhir kan A. Saya dengar banyak perkembangan yang sangat amat positif, amat sangat baik sehingga menuntut Unpar menuju kesuksesan yang sangat luar biasa,” kata Pak Is antusias. Bukan hanya nasional, tambahnya, mudah-mudahan di level internasional juga semakin unjuk gigi.

Tentunya, ada banyak perubahan yang Unpar telah capai. Jika dilihat dari segi administrasi, Unpar telah melakukan banyak perubahan positif. Beliau mengatakan, “Dari segi tertib administrasi sudah pasti. Jauh lebih bagus daripada dulu. Lalu unit-unit baru dibentuk. Kan jaman saya belum ada, misalnya bagian Publikasi di sini.”

“Dulu, awal-awalnya saya, satu bagian tiga sampai empat orang dengan satu komputer. Sekarang, satu orang tiga sampai empat komputer. Beda banget. Jamannya sudah jauh berbeda,” tawanya mengenang masa bekerja di Unpar.

Pak Is berharap Unpar senantiasa meningkatkan kualitas pelayanannya kepada mahasiswa. “Jadi, pelayanan kepada mahasiswa menurut saya, harus prima. Artinya pelayanan baik akademik maupun administratif. Kegiatan-kegiatan mahasiswa dan fasilitas kemahasiswaan itu juga sangat penting untuk diperhatikan,” ia mengungkapkan.

“Secara umum, pelayanan kepada mahasiswa harus baik ya,” pesan beliau yang telah memulai karir di Unpar sejak 1981.

Kegiatan PPU

Senin (22/1) kepada Tim Publikasi, Pak Is yang pensiun sejak September 2015, berbagi cerita mengenai kegiatan-kegiatan PPU saat ini. Acara silaturahmi dan temu kangen para purnabakti masih diadakan rutin setiap tahunnya. “Kalo Temu Kangen selalu kami usahakan ada. Yang penting, kita kumpul, guyub sesama pensiunan,” ujarnya.

Menjelang perayaan Dies Natalis Unpar, PPU senantiasa mengadakan kegiatan tersebut di akhir tahun. Pak Is menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diadakan dalam rangka menyambut perayaan ulang tahun Unpar. Tentunya, sebagai upaya untuk terus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik diantara para purnabakti serta pihak universitas.

Pak Is berharap, PPU dapat senantiasa berkontribusi aktif bagi sivitas akademika Unpar. Ketika ditanya tentang rencana agenda atau kegiatan PPU ke depan, beliau mengatakan, tim PPU masih berdiskusi mengenai hal tersebut. Ia menyadari, masih perlu merangkul keluarga PPU untuk turut berpartisipasi dalam rencana agenda ke depan. “Hayu kita bekerja bersama. Untuk mengajak kita (anggota PPU) berkarya bersama. Untuk bersenang-senang bersama,” semangatnya kepada PPU.

“Purnabakti ingin berkontribusi untuk Unpar,” ungkapnya antusias.