Home / Berita Terkini / IDEA 2018, Momen Mahasiswa TI Perbaharui Permainan Tradisional

IDEA 2018, Momen Mahasiswa TI Perbaharui Permainan Tradisional

Setiap tahunnya, mahasiswa Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI Unpar) ditantang untuk mengasah kreativitas mengembangkan produk dalam mata kuliah Praktikum Perancangan Produk. Mengangkat tema yang beragam, mahasiswa TI mampu menghasilkan karya yang menarik dan inovatif.

Karya-karya terbaik mahasiswa akan ditampilkan dalam Industrial Design Exhibition Alley (IDEA) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) di Selasar PPAG, Jumat (28/11).

“IDEA ini merupakan showcase hasil produk karya mahasiswa TI Unpar,” jelas Tiber Nababan ketua pelaksana IDEA 2018. Lewat IDEA, tambahnya, mahasiswa TI dapat menampilkan karya melalui ilmu yang mereka peroleh dalam perkuliahan.

Tahun ini, produk-produk yang dipamerkan mengangkat tema permainan tradisional. “Untuk seluruh produk ini diangkat dari permainan tradisional yang dimodernisasi,” lanjut Tiber. Dua belas tim terpilih menghadirkan karya mereka yang terinspirasi tema tersebut. Produk yang dihasilkan pun sangat menarik.

Selasar PPAG diubah menjadi ruang pameran dimana para pengunjung bisa berinteraksi dengan mahasiswa dan mencoba produk karya mereka. Mulai dari gobak sodor, rorodaan, sumpit, hingga berbagai permainan lain hadir dalam wujud yang berbeda. Modernisasi permainan terlihat dari penggunaan komponen mekanik dan elektronik tanpa menghilangkan prinsip dasar dari permainan tersebut.

Tidak hanya pameran, IDEA juga diisi dengan penampilan dari mahasiswa TI, juga gelar wicara bertema “Creative Design” di penghujung acara. ”Kita mengundang founder Yajugaya yaitu Kak Rhandy (Prasetya) dan ceramic researcher dari Kandura Studio yaitu Kak Tisa,” kata Tiber.

Di akhir wawancara, ia berharap IDEA 2018 dapat menjadi wadah kreatif bagi mahasiswa TI untuk mengembangkan aneka produk. Ia juga menambahkan, “Semoga pengunjung bisa terhibur dan menambah wawasan terkait Teknik Industri dan tema yang dibawakan.”