Home / Berita Terkini / ICGS 2019 Ajak Siswa SMA Mengenal Teknik Industri Dengan Statistika
  • Suasana Babak Penyisihan pada hari pertama ICGS 2019, Jumat (1/11)

  • Siswa siswi SMA pemenang ICGS 2019 (Dok. ICGS)

  • Foto bersama panitia dan peserta ICGS 2019 (Dok. ICGS)

ICGS 2019 Ajak Siswa SMA Mengenal Teknik Industri Dengan Statistika

Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI Unpar) beserta dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) kembali menyelenggarakan Kompetisi Industrial Challenge Goes to School atau ICGS 2019. Kegiatan rutin ini menjadi ajang bagi para siswa-siswi SMA di Kota Bandung dan sekitarnya untuk mengenal bidang ilmu teknik industri secara lebih mendalam.

Tahun ini, ICGS mengangkat tema “Making Smart Decisions Through Statistical Analysis.” Sejalan dengan tema tersebut, dua puluh dua tim dari empat belas sekolah berkompetisi mengadu wawasan mereka berkaitan dengan teknik industri, statistika, serta matematika dan fisika dasar. “Selama ICGS berlangsung (sejak 2013), ini peserta terbanyak,” kata Titi Iswari selaku Ketua Pelaksana ICGS 2019, yang ditemui Tim Publikasi di sela-sela kegiatan.

Titi menjelaskan bahwa kegiatan ICGS tidak semata-mata hanya diisi lomba saja. “Ada acara lain juga yaitu seminar, kemudian talkshow bersama alumni dan tur lab,” ujarnya. Kegiatan perlombaan berlangsung selama dua hari, dengan babak penyisihan berlangsung pada Jumat (1/11). Tim-tim terpilih kemudian mengikuti babak semifinal dan final yang diselenggarakan pada Sabtu (2/11). Kedua babak ini lebih difokuskan pada materi statistik dalam teknik industri.

Melengkapi kegiatan ICGS, panitia juga mengundang narasumber untuk berbagi ilmu dan pengalaman melalui seminar serta talkshow, diantaranya Rinanti Prabudihayu Suharjo (Marketing Manager eFishery), Rachel Agustine (System Analyst PT Honda Astra Motor), Cherish Rikardo (Dosen TI Unpar) dan Alfian (Dosen TI Unpar). 

Pada ICGS 2019, Tim A SMAN 3 Bandung berhasil meraih Juara 1, disusul oleh Tim SMAK BPK Gading Serpong di peringkat kedua. Juara ketiga diraih oleh tiga tim, yaitu Tim A dan Tim B SMAK BPK Penabur 3 Jakarta serta Tim B SMAN 3 Bandung.

Melalui ICGS, TI Unpar ingin mengubah pandangan generasi muda akan teknik industri. Bagi Titi, aspek keilmuan utama yang dipelajari dalam TI adalah sistem yang dapat diaplikasi di segala bidang. Sehingga, lanjutnya, “Lapangan pekerjaan untuk lulusan TI itu luas.” Kegiatan ICGS diharapkan mampu menarik minat anak muda untuk mempelajari teknik industri, khususnya dengan bergabung di TI Unpar. (DAN)