Home / Berita Terkini / HMPSTEM, Wadah Pengembangan Diri Mahasiswa Mekatronika

HMPSTEM, Wadah Pengembangan Diri Mahasiswa Mekatronika

Himpunan Program Studi Teknik Elektro Mekatronika Universitas Katolik Parahyangan (HMPSTEM Unpar) didirikan pada tahun 2016 dan secara resmi tergabung ke dalam Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar satu tahun setelahnya.

Ditemui Tim Publikasi, Kevin Sagita Ketua HMPSTEM Periode 2016/2017 membagikan cerita tentang HMPSTEM Unpar. “Jati diri dan kekeluargaan. Itu ciri khas dan prioritas kami pada awal pembentukan,” kata Kevin. Tujuan awal saat itu fokus pada kekeluargaan HMPSTEM dan promosi Mekatronika Unpar.

Pada kesempatan yang sama, Dominik Wakil Ketua HMPSTEM periode pertama mengatakan bahwa tim berkoordinasi dengan para dosen terkait program kerja yang ada. “Kita juga dibantu sama Himpunan Teknik Industri dan Teknik Kimia Unpar,” kata Dominik, dimana Prodi Teknik Elektro Konsentrasi Mekatronika berada di bawah Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unpar.

Kevin dan Dominik merupakan mahasiswa angkatan pertama Mekatronika Unpar. Keduanya mengakui bahwa tantangan di awal pendirian HMPSTEM itu, harus membuat sesuatu yang belum pernah ada karena usia Prodi Mekatronika Unpar yang terbilang muda sejak didirikan di tahun 2015.

Adapun, sejumlah program kerja perdana yang telah dijalankan, yakni Amazing Race (acara kekeluargaan Mekatronika), Belajar Bareng Mekatronika (BBM), Bakti Sosial Mekatronika (kunjungan ke panti asuhan di wilayah Bandung), juga Mechatronics Robot Competition (MRC) yang ditujukan bagi siswa/i se-tingkat SMA se-Bandung dan Jawa Barat.

Pada saat itu, MRC menjadi program terbesar yang menjadi agenda utama HMPSTEM. “Tenaga kita, fokus ke MRC,” ujar Kevin. Di tahun pertama, MRC diadakan di kampus Unpar dan diikuti oleh tim dari SMA di Bandung. Di tahun kedua, MRC diadakan di Cihampelas Walk dan diikuti peserta dari SMA se-Jawa Barat.

“Semoga (MRC) di tahun ketiga, bisa nasional,” ungkap Dominik.

Selain itu, ada juga studi pabrik bagi mahasiswa Mekatronika. Mahasiswa berkesempatan untuk mengunjungi perusahaan, seperti Mistubishi dan Microsoft di Jakarta. Media publikasi seperti mading himpunan, juga menjadi fasilitas bagi HMPSTEM untuk memperkenalkan beragam kegiatan yang ada.

Kemudian, lanjut Kevin, program terbaru yakni MechRobo (Robotics Club) Mekatronika Unpar. MechRobo menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai robotik. Selama ini, jelas Dominik, selain para dosen, tim himpunan juga mengundang keterlibatan mahasiswa FTI untuk membagikan ilmunya kepada teman-teman mahasiswa Mekatronika.

Di akhir periode himpunan, tim pengurus mengadakan acara Gathering Teknik Elektro (GaTE). Kegiatan ini dihadiri juga oleh dosen-dosen Mekatronika Unpar. Para dosen memberikan sharing session untuk pengembangan diri mahasiswa. “(Acara ini) tempat ngumpul bareng angkatan. Lebih ke bonding keluarga Mekatronika,” ungkap Kevin menerangkan tujuan diadakannya acara tersebut.

Ketika ditanya mengapa tertarik berkuliah di Mekatronika Unpar, Kevin mengaku bahwa sejak SMA ia ingin kuliah di bidang Mekatronika. Awalnya, ia berencana berkuliah di luar negeri karena di Indonesia Mekatronika belum terlalu umum. Tetapi, ketika melihat informasi bahwa Unpar menyediakan Prodi Teknik Elektro dengan konsentrasi Mekatronika, ia memilih untuk berkuliah di Unpar. “Beraniin aja,” kenangnya tersenyum.

Lain halnya dengan Dominik, ia awalnya ingin berkuliah di bidang Teknik Kimia atau Teknik Industri. Tetapi, pilihannya jatuh pada Mekatronika, yang mana ia tidak mengenal sama sekali tentang Mekatronika. “Pertama mendengar (Mekatronika), ‘menarik’,” kenangnya. “Kita bisa ketiganya, IT bisa, mekanik bisa, bidang elektro juga bisa,” terangnya yang kini sangat menikmati berkuliah di bidang Mekatronika.

Sebagai angkatan perdana, keduanya mengakui bahwa tidak mudah saat berkuliah di semester pertama. Terlebih sebagai angkatan pionir. “Tetapi, seru,” kompak keduanya. Di Mekatronika Unpar itu ada banyak proyek untuk membuat beragam prototipe dan desain-desain yang berkaitan dengan robotik.

Kevin dan Dominik, saat ini tengah sibuk dengan program magang di beberapa perusahaan rekanan Unpar. Kepada teman-teman mahasiswa Unpar, keduanya membagikan kesan berkuliah di Mekatronika.

“Banyak banget manfaatnya masuk himpunan,” kata Kevin untuk teman-teman mahasiswa agar aktif tidak hanya di dalam kelas. Bagi Dominik, Mekatronika seru. “Di awal-awal (semester) memang harus serius,” katanya untuk memupuk dasar ilmu Mekatronika. “Nah, kalau menjelang semester akhir, ada banyak mainan seru. Banyak project akhir,” ungkapnya penuh tawa.