Home / Berita Terkini / GINTRE Daring Soroti Isu Pemenuhan Hak Disabilitas

GINTRE Daring Soroti Isu Pemenuhan Hak Disabilitas

Gathering and Introducing International Relations (GINTRE) merupakan program inisiasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Hubungan Internasional yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya, dibawah Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (HMPSIHI Unpar). GINTRE merupakan wadah pembelajaran bagi mahasiswa baru untuk lebih mengenal dinamika perkuliahan HI UNPAR. Tidak hanya itu, GINTRE juga melatih mahasiswa baru mempersiapkan mata kuliah wajib semester 7 yang serupa dengan GINTRE, yakni Praktik Diplomasi.

GINTRE 2020 dilaksanakan dalam tiga rangkaian acara yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan, yang terdiri dari Preparatory Meeting, Sidang Formal, dan Sesi Informal. Preparatory Meeting yang dilaksanakan pada tanggal 20 September 2020, merupakan simulasi kegiatan dari Sidang Formal itu sendiri, dengan harapan agar delegasi dapat menjadi lebih siap ketika pelaksanaan Sidang Formal yang sesungguhnya.

Simulasi Sidang

Pada Sidang Formal, peserta mengikuti kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dimana mereka berperan sebagai delegasi suatu negara. Sidang Formal dilaksanakan pada tanggal 04 Oktober 2020. Tema sidang GINTRE 2020 adalah “Intensifying Global Efforts in Assuring Rights for the Disabled”. Tema tersebut dipilih karena tingginya perlakuan diskriminatif serta rendahnya pemenuhan hak-hak dasar bagi para penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Seperti contohnya, hak untuk kesehatan dan juga hak untuk pendidikan masih sering kali bersifat tidak inklusif bagi para penyandang disabilitas. 

Oleh karena itu, isu mengenai hak para penyandang disabilitas masih sangat relevan pada dunia saat ini. Dengan mengangkat tema “Intensifying Global Efforts in Assuring Rights for the Disabled”, yang terbagi atas dua chamber, yakni bidang Akses terhadap Layanan Kesehatan dan bidang Akses terhadap Pendidikan. Harapannya, para mahasiswa baru dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi para penyandang disabilitas dan lebih memahami isu-isu terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas yang sering kali masih terjadi pada lingkup domestik maupun internasional.

Meningkatkan Kesadaran

Sesi Informal yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2020 menghadirkan Rahayu Saraswati—mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 yang memperjuangkan RUU penyandang disabilitas—sebagai pembicara. Tidak hanya sampai disitu, pada Sesi Informal mahasiswa baru juga belajar Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bersama Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Jawa Barat—dimana para pengurus organisasi tersebut merupakan penyandang disabilitas tunarungu—dan dibantu juga oleh Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ).

Mahasiswa baru juga diminta untuk membuat video pengabdian masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi para penyandang disabilitas, serta mencantumkan tautan donasi melalui platform Kitabisa. Video tersebut diunggah oleh para mahasiswa baru di akun media sosialnya masing-masing. Hasil donasi melalui platform Kitabisa tersebut akan diserahkan kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta. 

“Bentuk pengabdian masyarakat merupakan aspek yang penting. Sebab, segala ilmu yang kita dapatkan berasal dari masyarakat, oleh masyarakat, dan pastinya, harus kembali lagi untuk masyarakat.” ujar Aufar Saskara selaku Ketua Pelaksana GINTRE 2020.

Dikemas Daring

GINTRE 2020 menjadi sejarah baru bagi HI UNPAR, karena untuk pertama kalinya dikemas secara daring. “Walau dalam kondisi pandemi, kami melalui GINTRE tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan wadah perkenalan dan pembelajaran HI UNPAR yang berkualitas.” tegas Aufar pada pembukaan Sidang Formal GINTRE 2020.

Meski memang pelaksanaan daring memiliki keterbatasan ruang dan waktu, tetapi kegiatan ini disambut baik oleh para mahasiswa baru. Semangat dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh mahasiswa baru HI UNPAR dalam menjalani rangkaian acara GINTRE 2020. (/DAN – Divisi Publikasi. Sumber: Rilis GINTRE 2020)