Home / Alumni / GINTRE 2018, Mengenal HI Lebih Luas

GINTRE 2018, Mengenal HI Lebih Luas

Masa orientasi mahasiswa tidak semata-mata berhenti di tingkat universitas ataupun fakultas. Mayoritas program studi masih memiliki masa orientasi yang berguna untuk mengenalkan para mahasiswa baru kepada lingkup bidang ilmu baik secara akademis maupun kehidupan sosial selama menimba ilmu.

Program Studi Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (Prodi HI Unpar) bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HMPSIHI) Unpar setiap tahunnya menyelenggarakan acara Gathering & Introducing International Relations (GINTRE), sebagai acara perkenalan jurusan kepada mahasiswa baru. Acara ini terdiri dari dua bentuk kegiatan yakni sesi formal dan informal.

Sesi formal merupakan kegiatan simulasi sidang forum internasional tertentu sementara sesi informal merupakan acara keakraban yang sederhana. Tahun ini, acara formal diselenggarakan pada 23 September dan informal pada 29 September 2018.

GINTRE kali ini mengusung tema Wildventure dan menggunakan UNEP (United Nations Environment Programme) sebagai bentuk forum formal yang dilakukan. Sesi informal yang diselenggarakan seminggu setelah acara formal mengajak mahasiswa baru angkatan 2018 untuk mendatangi beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan mengampanyekan serta mengajarkan pentingnya menjaga serta melestarikan alam melalui perspektif internasional yang telah mereka pelajari di dalam kelas perkuliahan.

Alumni ikut berbagi

Satu hal yang istimewa pada GINTRE tahun ini adalah adanya sesi khusus bersama alumni HI Unpar. Para alumnus yang berasal dari berbagai latar belakang ini berbagi kisah mereka tentang berbagai hal yang mereka pelajari di HI Unpar. Beberapa alumnus yang hadir yaitu Dino Kusnadi yang sekarang menjadi Direktur Jenderal wilayah Eropa-1, M. Jaki Nurhasya seorang Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri, dan masih banyak lagi.

“Ya gitu, kangen juga sama kampus, terus juga pengen aja untuk sharing ke temen-temen 2018 tentang gimana sih HI bisa ngebimbing karir mereka,” ujar Jaki saat diwawancarai oleh Tim Publikasi Unpar.

Acara GINTRE semakin menjauh dari konsep ospek jurusan di masa lampau. Bila biasanya ‘ospek’ diwarnai dengan tindak senioritas serta atribut yang tidak perlu, kini semuanya ditiadakan. “Ya, sudah tidak ada begituan (atribut) lagi. Acara-acaranya di-set supaya lebih substansial dan konstruktif ke maba (mahasiswa baru)-nya,” ungkap Ketua Prodi HI Unpar Sylvia Yazid Ph.D.