Home / Berita Terkini / Gapai Prestasi dengan Mengabdi

Gapai Prestasi dengan Mengabdi

Masyarakat kerap menyangkutpautkan prestasi dengan juara lomba akademik atau nonakademik dan peraihan indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi. Namun, tidak hanya sebatas itu saja. Pengabdian terhadap masyarakat pun merupakan suatu bentuk prestasi.

Pengabdian masyarakat itu termasuk ke dalam Tridharma Perguruan Tinggi yang dua lainnya adalah pendidikan dan penelitian. Ketiga dharma itu merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Pendidikan seyogyanya dibarengi dengan penelitian yang menunjang pemahaman ilmu dan membagikan ilmu itu kepada masyarakat untuk mencerdaskan sesama manusia dan bangsa Indonesia. Kemudian, penelitian dilakukan sesuai dengan ilmu yang didapat berdasarkan jenjang pendidikan. Penelitian itu pun sebaiknya dilakukan untuk kepentingan hajat hidup orang banyak. Terakhir, pengabdian masyarakat melalui pemberian pendidikan dan penelitian tepat guna.

Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung nilai ketuhanan, Unpar mendidik seluruh sivitas akademikanya untuk membaktikan ilmu yang sudah dipelajari kepada masyarakat, sesuai dengan sesanti yang berbunyi, “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti,” yang artinya berdasarkan ketuhanan membaktikan ilmu untuk dibaktikan kepada masyarakat.

Kabar baik datang dari salah satu dosen yang juga merupakan Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (Kaprodi HI) Sylvia Yazid, Ph.D. Beliau menerima Alumni Grant Scheme (AGS) dari pemerintah Australia yang dikelola melalui Australia Awards in Indonesia. Dari 200 proposal yang masuk, proposal Sylvia merupakan salah satu dari 25 proposal yang akan mendapatkan dukungan dana dari pemerintah Australia. AGS merupakan program pendanaan bagi alumni yang pernah sekolah atau melaksanakan kursus singkat melalui pendanaan pribadi, pemerintah Australia atau Indonesia. Tidak hanya itu, penerima AGS akan mendapatkan pembekalan yang berkaitan dengan manajemen proyek, termasuk pembuatan perencanaan dan anggaran yang tepat guna.

Proposal kegiatan yang Sylvia ajukan bertajuk “Social and Economic Empowerment of Women Domestic Violence Survivors” yang merupakan kerja sama antara Centre of Excellence for Small Medium Enterprise Development (CoE-SME Development) Unpar dengan Sapa Institute, organisasi nonprofit berbasis di Kabupaten Bandung. Kegiatan itu akan dilaksanakan sampai Januari 2018 mendatang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun kepercayaan diri para penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sehingga lebih berdaya secara sosial dan ekonomi, juga memiliki kemampuan berwirausaha.

Prestasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya dicapai oleh dosen saja. Namun pada Oktober 2016 lalu, seorang mahasiswi Hubungan Internasional Unpar, Trifitri Muhammaditta, mengikuti Ekspedisi Nusantara Jaya yang merupakan program tahunan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim). Ekspedisi itu didanai oleh Kemenko Maritim. Tim Jawa Barat yang terdiri dari 24 mahasiswa terpilih dari berbagai universitas melaksanakan program sosial yang dirancang mandiri, meliputi bidang pendidikan, lingkungan, dan budaya.

Kegiatan berlangsung selama sembilan hari di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada 1-8 Oktober 2016. Trifitri berfokus pada bidang budaya dan lingkungan yang terdiri dari observasi dan penelitian nelayan bubu, penanaman pohon mangrove di bibir pantai, dan pentas budaya lokal oleh siswa-siswi sekolah dasar, menengah, dan madrasah setempat. Tim Jawa Barat yang bergabung dengan 20 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerja sama dengan Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKS) dalam pelaksanaan program-program bidang lingkungan berkaitan dengan kegiatan konservasi penyu dan penanaman mangrove.

Bukan hanya mengagihkan ilmu yang sudah dipelajari, namun juga mendapatkan pengetahuan baru melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Berbeda dengen lomba akademik dan nonakademik, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak mendapatkan penghargaan berupa trofi atau medali. Akan tetapi, kepuasan dan kebahagiaan berbagi senyum dan pengetahuan dengan sesama.