Home / Berita Terkini / Forum Konsultasi Badan Keahlian DPR RI Bahas RUU Komisi Yudisial bersama Guru Besar FH Unpar

Forum Konsultasi Badan Keahlian DPR RI Bahas RUU Komisi Yudisial bersama Guru Besar FH Unpar

Pada Kamis (17/9/2020), Tim Penyusun Naskah Akademik dan RUU tentang perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial (KY) berkunjung ke Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar). Kunjungan ini merupakan bagian dari forum konsultasi Badan Keahlian DPR RI mengenai uji konsep Draf RUU Komisi Yudisial yang tengah dirumuskan, guna menampung tanggapan dari berbagai narasumber terhadap konsep awal penyusunan RUU tersebut.

Tim yang berasal dari Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI mendapat kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Guru Besar FH Unpar Prof. Asep Warlan Yusuf di Ruang Seminar FH Unpar. Tim ini beranggotakan delapan orang yang terdiri atas unsur perancang peraturan perundang-undangan serta peneliti.

Melalui paparan dan makalahnya, Prof. Asep Warlan menegaskan pentingnya legislasi yang baik bagi KY dalam mempertahankan institusi tersebut sebagai lembaga negara yang mandiri guna menegakkan kehormatan, keluhuran, dan martabat hakim. Untuk itu, penyusunan Naskah Akademik serta draft RUU KY yang baru perlu memperkuat kedudukan, peran dan fungsi Komisi Yudisial.

Adapun bagi Prof. Asep Warlan, melalui pembaharuan perundangan ini, KY dapat mencapai visinya dalam, “Menegakkan negara hukum, menegakkan hakim yang independen dan mandiri, supaya bisa betul-betul menegakkan hukum dan keadilan secara mandiri.“ ”Saya ingin menghadirkan KY untuk mengawal itu, memastikan itu terjadi dalam negara ini,’ lanjutnya.

Adapun dipilihnya Unpar sebagai salah satu institusi tujuan uji konsep adalah aktifnya pakar hukum Unpar dalam melakukan kajian strategis di bidang hukum dan politik, khususnya dalam bidang hukum tata negara. Sehingga, masukan yang diberikan dapat berdampak positif dalam menyempurnakan konsep Naskah Akademik dan draft RUU Komisi Yudisial tersebut. (DAN – Divisi Publikasi)