Home / Berita Terkini / Erasmus Hibahkan Fasilitas Pendukung Aktivitas Sociopreneurship

Erasmus Hibahkan Fasilitas Pendukung Aktivitas Sociopreneurship

Sejak tahun 2018, Erasmus+ sebagai Program Uni Eropa yang berfokus pada pendanaan di bidang pendidikan telah bekerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Unpar merupakan salah satu universitas yang terlibat dalam program Introducing Social Entrepreneurship in Indonesian Higher Education (INSPIRE). Dalam program INSPIRE, salah satu sub-program yang direncanakan adalah pengadaan coworking space di sekitar area kampus.

Pada hari Rabu (4/3/2020), tim INSPIRE Unpar menyelenggarakan serah terima simbolis hibah peralatan pendukung coworking space. Peralatan yang dihibahkan termasuk dua buah smartboard, perangkat video conference, perangkat high-performance computers, beberapa unit laptop, smart TV, LCD projector, dan perangkat lain. Alat-alat tersebut diintegrasikan dalam program Inkubator Bisnis dan Teknologi sebagai wadah yang dapat membantu mahasiswa dalam merintis usaha dan bisnisnya sendiri.

Pengadaan coworking space diharapkan dapat membantu dan menunjang kegiatan inkubasi serta menyokong kegiatan entrepreneurship mahasiswa. Penyediaan fasilitas ini ditujukan untuk memberi ruang bagi proses inkubasi (in-war incubation) dan dipercaya dapat menjamin keberlanjutan dari program itu sendiri. “Harapannya, INSPIRE tidak berhenti di sini dan kelanjutannya akan dikelola oleh kita semua,” ucap Kepala Lembaga Pengembangan Institusi dan Inovasi (LPII) Unpar, Catharina Badra Nawangpalupi, Ph.D. dalam sambutannya.

Acara ditandai dengan penandatanganan dan peresmian hibah alat pendukung coworking space dari Erasmus, yang ditandatangani oleh WP4 Project Manager Dr. Budi Husodo Bisowarno, Kepala LPII Unpar Catharina Badra Nawangpalupi, Kepala Biro Umum dan Teknik Roni Sugiarto, M.T., dan disaksikan oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D.

Menutup kegiatan, Rektor Unpar menyampaikan bahwa bukan hanya ketersediaan sarana dan prasarana yang dapat mempengaruhi sociopreneurship di Unpar. “Kita juga harus meningkatkan aktivitas secara substansial untuk mencapai hasil-hasil yang diharapkan,” ujar Mangadar.

Wadahi Gagasan Mahasiswa

Pada kesempatan yang sama, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Unpar mensosialisasikan kegiatan kompetisi penelitian bertajuk ‘Lomba Penuangan Gagasan dan Ide Mahasiswa’ yang bisa diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa Unpar. Kompetisi tersebut dimaksudkan untuk mencari bibit-bibit mahasiswa unggul yang dapat didukung untuk mengembangkan startup mahasiswa.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unpar (BKA Unpar ini bertujuan untuk melihat berbagai gagasan dan ide mahasiswa yang dituangkan dalam bentuk penelitian. Topik perlombaan tersebut mencakup pilihan yang cukup luas, seperti teknologi, masyarakat sosial, pembangunan berkelanjutan, dan aplikasi Sustainable Development Programs (SDGs). Melalui kompetisi ini, diharapkan juga mahasiswa Unpar dapat terdorong untuk memiliki semangat entrepreneurship dan merealisasikannya. (AKA/DAN – Publikasi)