Home / Berita Terkini / Efektif Bekerja Jarak-Jauh Dengan Teknologi yang Tepat

Efektif Bekerja Jarak-Jauh Dengan Teknologi yang Tepat

Di masa COVID-19 ini kita dipaksa bekerja secara digital menggunakan peralatan  yang ada. Hal ini tentu akan menimbulkan kesulitan bagi sebagian besar orang. Maka dari itu pada Jumat (24/7/2020), Program Studi Informatika UNPAR mengadakan Webinar bertajuk “Effective Remote Working With Tools and Technology”. Webinar mengundang Pascal Alfadian Nugroho, S.Kom, M.Comp (Dosen Informatika UNPAR) sebagai narasumber.

Pada awal acara para peserta diminta mengisi polling mengenai kesulitan bekerja secara digital di rumah (WFH). Hasilnya adalah 24% pernah mengalami kesulitan, 8% tidak merasa kesulitan, dan 69% kadang-kadang merasa kesulitan. Kesulitan tersebut normal karena pandemi ini merupakan situasi yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Helping Tools

Untuk membantu pekerjaan jarak jauh dengan mudah, Pascal menjelaskan berbagai metode dan alat yang dapat digunakan. Paparannya mencakup berbagai sarana digital seperti E-mail, aplikasi pesan, perencanaan kerja, serta diskusi real time.

E-mail merupakan teknologi yang sudah cukup tua namun merupakan tool yang sangat bermanfaat dan sudah matang. Ketika menulis e-mail, kita memberikan fokus lebih kepada subject. Tool ini sangat cocok untuk berkomunikasi kepada rekan kerja namun sifatnya tidak urgent/ darurat. 

Whatsapp digunakan untuk hal-hal yang urgent saja. Dengan begitu kita tidak akan mengganggu rekan kerja yang sedang melakukan kegiatannya. Selain Whatsapp ada aplikasi bernama Slack yang lebih visioner karena kemudahannya dalam join dan leave grup asalkan masih berada di dalam satu tim yang sama.

GitLab mempunyai fitur yang bernama issue. Pada prinsipnya issue memiliki kasus open atau close. Open artinya belum selesai dan harus diselesaikan sedangkan close menandakan bahwa pekerjaan sudah selesai. Tujuannya agar kita dapat memiliki list pekerjaan kita yang belum selesai dan tidak tertimbun oleh pekerjaan baru yang muncul. GitLab Application Programming Interface (API) dapat mengambil data dari GitLab kemudian diolah sesuai kebutuhan. Contohnya untuk melihat data rekan kerja yang belum menyelesaikan pekerjaan beserta rinciannya.

Google Meet digunakan untuk realtime discussion agar lebih cepat mendapatkan respon dari rekan kerja secara langsung dan menambah produktivitas. Usahakan meeting dilakukan secara terjadwal. Alternatif lain dari realtime discussion ini adalah Microsoft Teams, Zoom, Skype, dan Slack.

Memilih dengan Tepat

Meskipun banyak aplikasi yang futuristik di jaman sekarang, telepon tetap tidak bisa ditinggalkan. Menurut Pascal, gunakan telepon berbayar karena dari segi kualitas lebih baik, pembicaraan lebih jelas, penerima telepon merasa penelepon lebih serius, dan membatasi diri sendiri untuk menentukan apakah masalah tersebut urgent dan important.

Dalam memilih tool, sebaiknya utamakan kenyamanan saat digunakan bagi semua rekan kerja. Ingat juga bahwa sibuk tidak sama dengan produktif. Komunikasi yang efektif tentu akan menciptakan hasil yang produktif. “Berinvestasilah kepada desktop yang mumpuni, dengan begitu kita dapat menghapus aplikasi yang dibutuhkan untuk pekerjaan di dalam handphone kita sehingga mampu membedakan antara kehidupan personal dan pekerjaan” saran Pascal sebagai penutup. (JNS/DAN – Divisi Publikasi)