Home / Berita Terkini / Dua Tim Unpar Lolos sebagai Finalis KBMK 2020
  • Tim Akuntansi Unpar (The Credit Detectives) dalam KBMK 2020

  • Tim Parama Manajemen Unpar dalam KBMK 2020

Dua Tim Unpar Lolos sebagai Finalis KBMK 2020

Mahasiswi Program Studi Manajemen dan Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berhasil masuk jajaran finalis dalam Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2020. Kompetisi pada tahun ini diadakan oleh SBM ITB dan didukung oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti. 

Lomba berskala nasional ini tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu bisnis dan manajemen, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk membentuk kemitraan yang kuat antara akademisi, bisnis, dan pemerintah. Rangkaian perlombaan pada pagelaran tersebut dilakukan melalui proses adaptasi berbagai lomba bidang bisnis dan manajemen internasional dan bekerjasama dengan praktisi dan asosiasi profesi terkait.

Manajemen Operasional

Dalam bidang ini, Tim Parama beranggotakan mahasiswa Manajemen Unpar yaitu Cerry Marlencia (6031801123) dan Agnesia Renyata (6031801106) berhasil masuk ke dalam top 5 finalist. Diakui Cerry dalam wawancaranya dengan Tim Publikasi Unpar, tidaklah mudah dalam menjalani lomba ini dikarenakan masalah koordinasi yang rumit dan jaringan internet yang kurang mendukung. Tetapi bantuan UNPAR bagi Cerry dan Agnesia berupa pulsa dirasa berguna untuk keberlangsungan lomba mereka.

Persiapan untuk mengikuti lomba ini pun penuh dengan perjuangan. “Apalagi saat di Minggu perlombaan, tidur sudah mulai kurang karena harus menyiapkan power point sebelum deadlinenya, dan setelah deadline mengumpulkan ppt, harus latihan presentasi juga. Sampai di top 5, kita harus memperebutkan 3 terbaik nasional.” terang Cerry menceritakan rutinitasnya dalam lomba KBMK ini.

Banyak pendukung pula dari para dosen Unpar khususnya Manajemen yang sangat suportif. Di saat presentasi umum banyak dosen yang datang, sehingga Cerry dan Agnesia pun semakin semangat. Usaha, doa, pengalokasian waktu, dan memberi yang terbaik menurut Cerry yang menjadi kunci utama kesuksesan mereka dalam bertanding.

Cerry berpesan bagi para Unparian agar jangan pernah takut untuk mencoba hal baru, khususnya lomba atau kompetisi, karena nyatanya tidak se-menakutkan itu dan bahkan bisa berujung ketagihan yang positif. Pasti akan ada rasa jika sudah pernah mencoba berlomba. Peluang itu sangat banyak, tinggal diri kita sendiri yang mau memanfaatkan peluang tersebut atau tidak.

Dalam akhir wawancaranya, Cerry menitipkan pesan bagi dosen pembimbingnya yaitu Pak Fernando, “Thank you for helping us to always show the best version of ourselves.” Ia juga berharap semoga tahun depan dapat diberikan kesempatan kembali maju dalam KBMK dan menyabet juara 3 besar untuk membanggakan UNPAR #ProudUNPARian.

Keuangan Audit Investigatif

Tim The Credit Detectives beranggotakan mahasiswa Akuntansi UNPAR yaitu Helen Wijaya Chandra (2017130026) dan Michele Natalie (2017130025) lolos sebagai top 13 finalist dalam KBMK bidang Keuangan Audit Investigatif. Sebelum lomba, Helen dan Michele hanya memahami audit keuangan, namun dengan adanya lomba ini mereka berkesempatan untuk mencoba mendalami ilmu baru yaitu audit investigasi.

Pada awalnya Helen dan Michele mengikuti babak preliminary dengan menginvestigasi kasus kecurangan yang terjadi pada entitas perbankan. Hasil analisis atas kasus kecurangan tersebut kemudian dituangkan dalam paper dan video presentasi yang diupload di youtube. Berdasarkan paper dan video tersebut kemudian terpilihlah 13 tim yang berhak mengikuti main event KBMK. 

Di babak 13 besar, mereka diberikan kasus baru yang berkaitan dengan kasus kecurangan pada entitas asuransi. Dengan bantuan para dosen pembimbing yang sangat suportif, mereka sangat bersyukur menjadi salah satu dari 13 tim yang lolos ke babak berikutnya.

Faktor utama dalam keberhasilan ini menurut Helen dikarenakan kerja keras dan kemauan yang telah mereka perjuangkan. Selain itu, dukungan dari dosen dan orang-orang terdekat juga sangat berpengaruh. Karena terkadang mereka mengalami nuansa “stuck” dan jenuh. Namun dengan adanya dukungan dan arahan yang diberikan oleh dosen pembimbing, pada akhirnya berhasil masuk sebagai top 13 finalist. 

Helen dan Michele berharap mahasiswa Unpar lainnya dapat memberikan prestasi-prestasi yang jauh lebih baik. Akan sangat membanggakan tentunya jika ada mahasiswa yang melanjutkan perjuangan di KBMK tahun depan dan dapat membawa Unpar menjadi juara di KBMK 2021. 

Di akhir wawancara, Helen dan Michelle ingin mengucapkan terima kasih kepada Dosen pembimbing kami Pak Meindy sekaligus Ibu Sylvia, Ibu Sandra, dan Pak Michael yang telah banyak membantu dalam kompetisi. Mereka berharap semoga bisa membanggakan Unpar di lain kesempatan dan ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di lomba lainnya. (JNS/DAN – Divisi Publikasi)