Home / Alumni / Diskusi Sinergitas: Pemerintah RI – Akademisi HI Unpar – Industri Strategis

Diskusi Sinergitas: Pemerintah RI – Akademisi HI Unpar – Industri Strategis

Melihat perkembangan dunia internasional beberapa waktu ke belakang khususnya terkait isu-isu strategis, maka dirasa perlu untuk membahas dan mendiskusikan isu strategis tersebut di kalangan akademisi dan para pemangku kepentingan khususnya industri strategis. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), secara khusus yaitu Direktorat Amerika I, Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa bekerjasama dengan Pusat Studi Parahyangan Center for International Studies (PACIS), Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Katolik Parahyangan (HI Unpar) menyelenggarakan acara Diskusi Sinergitas Pemerintah RI – Akademisi HI Unpar – Industri Strategis yang bertajuk “Peluang dan Tantangan Kerja Sama Strategis Indonesia-Amerika Serikat dalam Bidang Pertahanan”. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 April 2018, bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unpar

Hadir sebagai narasumber mewakili Direktorat Amerika I Kemlu RI yaitu Kepala Sub Direktorat Amerika I Pangeran Ibrani Situmorang dan Diplomat Fungsional Sub Direktorat Amerika I Jaki Nurhasya. Adapun, narasumber yang mewakili akademisi HI Unpar yaitu Idil Syawfi selaku dosen yang menangani mata kuliah Kajian Strategis. Hadir pula sebagai moderator yaitu Putu Agung Nara Indra Prima Satya yang juga merupakan dosen HI Unpar.

Beberapa hal yang didiskusikan diantaranya mengenai arah perkembangan kebijakan Amerika Serikat pada isu strategis yang memunculkan beberapa tantangan sekaligus peluang terhadap bidang politik, ekonomi dan pertahanan, baik secara global, regional maupun domestik.  Jenis-jenis potensi yang muncul akibat arah perkembangan isu strategis tersebut mendorong perlunya sinergitas di antara pemerintah RI, akademisi serta industri strategis dalam mendiskusikan dan membahas isu tersebut. Harapannya, hasil diskusi dari beragam perspektif ini dapat menghasilkan kebijakan luar negeri yang mampu melindungi kepentingan nasional secara komprehensif dan efektif.

Selain dihadiri dosen-dosen dari Prodi HI Unpar, acara ini juga dihadiri perwakilan dari instansi pemerintah, seperti Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Direktorat Eropa III Kemlu RI, Direktorat KIPS Kemlu RI, Kapus P3K2 Amerop BPPK Kemlu RI, serta perwakilan dari industri strategis yang dikelola negara maupun swasta seperti PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT. PAL Indonesia, PT. SSE Defence Indonesia, dan PT. Regio Aviasi Industri.