Home / Berita Terkini / Diskusi Pembelajaran Tekankan Pentingnya Kepekaan dalam Menghasilkan Manfaat

Diskusi Pembelajaran Tekankan Pentingnya Kepekaan dalam Menghasilkan Manfaat

“Cerita membuat kita memulai teori.” Begitulah Dr. Purnama Salura dari Arsitektur Unpar membuka diskusi dengan para peserta Diskusi dan Sharing Pembelajaran yang Inspiratif dan Inovatif ke-19. Kegiatan rutin Pusat Inovasi Pembelajaran Universitas Katolik Parahyangan (PIP Unpar) yang diselenggarakan pada Kamis (31/1) mendiskusikan fenomena kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran khususnya di perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Dr. Purnama Salura merangkai berbagai cerita pendek yang menarik dan mengandung makna. Hal ini serupa dengan pesan yang ia ingin sampaikan. Cerita, baginya, merupakan hasil dari sebuah kepekaan akan kehidupan sehari hari. Dari kepekaan inilah, muncul pemikiran, teori, juga temuan baru. “Mari kita amati kegiatan sehari-hari dengan cermat,” ajaknya.

Kepekaan dan kecermatan memaknai sesuatu penting untuk menghasilkan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi hidup. Dengan mengamati melalui perspektif berbeda, jelasnya, “Kita bisa mendapatkan sesuatu yang lain.” Ia mencontohkan, lewat sudut pandang baru, air yang dicampur dengan teh dan gula serta dikemas dalam botol menghasilkan suatu bentuk minuman baru.

New, different, impact

Dr. Purnama Salura kemudian mengemukakan tiga kata kunci dalam diskusi, yaitu kebaruan, adanya perbedaan, dan adanya akibat bermanfaat (new, different, impact). Untuk menciptakan pembelajaran yang dapat menghasilkan ketiga hal tersebut, dosen harus peka dalam menghadapi mahasiswa. Baik dosen maupun mahasiswa harus saling belajar satu dengan yang lain. Jika kepekaan itu dapat disalurkan, lanjutnya, “new, difference, impact pasti muncul di sana!”

Ia kemudian mencontohkan pengalamannya sebagai dosen di program Pascasarjana Arsitektur Unpar. Pengalaman mengajarkan bahwa kepekaan sangat penting dalam menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kondisi saat ini (kontekstual) dan berdampak positif. “Penekanan manfaat menjadi sangat penting,” jelasnya, utamanya bila dikaitkan dengan kebutuhan akan kebaruan sebagai salah satu keluaran hasil pembelajaran. Kepekaan menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran, sehingga menurutnya tidak ada mahasiswa yang bodoh. “Yang ada kita (dosen) yang belum bisa (mengajarkan kepekaan).”

Kegiatan diskusi pembelajaran merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap bulannya oleh PIP. Peserta dan narasumber diskusi mayoritas merupakan dosen Unpar yang ingin berbagi pengalamannya dalam proses belajar bersama mahasiswa. Mulai pada diskusi ke-19 ini, PIP berencana akan menyebarkan hasil diskusi melalui video kepada khalayak luas.