Home / Alumni / Diikuti 3,200 Peserta, Unpar Akan Gelar UHM 2019

Diikuti 3,200 Peserta, Unpar Akan Gelar UHM 2019

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni (IKA) Unpar menggelar kegiatan Unpar Half Marathon (UHM) 2019. UHM 2019 menawarkan tiga kategori lomba lari, 21k, 10k, dan 5k, yang akan diselenggarakan pada Minggu, 10 Februari 2019 mendatang.

Gelaran ini diselenggarakan untuk pertama kalinya dan akan diikuti oleh 3,200 peserta. Lokasi kawasan pengembangan kota mandiri Kota Baru Parahyangan dipilih sebagai race area untuk memberikan suasana dan pengalaman berkesan bari para peserta.

Pemandangan alam dengan lingkungan pegunungan, infrastruktur dan fasilitas pada lingkungan yang tertata menjanjikan keseruan yang dapat dinikmati sepanjang berlari. Para peserta dapat menikmati Tatar Parahyangan yang selalu memberikan kesan spesial di hati Runners.

“Ide untuk bikin kegiatan lari yang menggunakan nama Unpar itu lahir dari beberapa alumnus Unpar yang kebetulan pelari, yang namanya Unpar Runners. Kalo nama resminya Pararunners (Parahyangan Alumni Runners),” jelas Dr. Aknolt Kristian Pakpahan panitia UHM 2019 yang juga merupakan anggota Unpar Runners.

“Kita pengen punya lomba lari yang kalo orang nyebut Bandung, itu (ingat) Unpar,”  tambahnya.

UHM setara dengan lomba lari yang dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya yang mana dalam komunitas pelari sudah punya nama. UHM tidak hanya ditujukan untuk komunitas Unpar tetapi juga dibuka untuk umum.

“Pesertanya Unpar HM sampe Surabaya ada, dari Sumatera juga ada walau presentasinya tidak besar,” ujar Aknolt dosen FISIP Unpar yang akrab disapa Bang Tian.

Penyelenggara Unpar Runners yang tergabung dalam IKA Unpar, saat ini diketuai oleh Ibu Tari anggota IKA Unpar. Sebelumnya, tim IKA Unpar mengusulkan kerja sama dengan pihak universitas untuk menggelar ide Unpar Half Marathon, yakni kolaborasi antara Unpar, IKA Unpar, dan Unpar Runners sendiri.

“Kita pengen ini jadi kegiatan tahunan… Hal lainnya, ini (UHM) juga dijadikan rangkaian Dies Unpar, yang tidak saja ditujukan ke dalam (komunitas Unpar) kayak Wayang Golek, tetapi juga melibatkan masyarakat umum yang jauh lebih besar. Bukan hanya lingkungan Unpar, daerah Ciumbuleuit, tapi juga Bandung dan juga di luar Bandung,” ungkapnya.

Referensi: www.unparhm.com ; akun Instagram: @unpar_half_marathon