Home / Berita Terkini / Dies Natalis Ke 65 Unpar Angkat Budaya Wayang Golek

Dies Natalis Ke 65 Unpar Angkat Budaya Wayang Golek

KBRN, Bandung: “Menghidupi Budaya Digital Menuju Keadaban Baru” menjadi tema Dies Natalis ke 65 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), yang dihadiri Civitas Akademika Unpar juga Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

Di usia 65 tahun, Universitas Katolik Parahyangan sebagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia, Unpar telah memberikan kontribusi baik lewat karya para alumni berprestasinya, maupun melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh para civitas academicanya.

Rektor Unpar Mangadar Situmorang mengungkapkan melalui tema tersebut, Unpar akan terus berkembang dan berinovasi sesuai dengan perubahan yang terjadi, khususnya menanggapi disrupsi teknologi digital saat ini.

“Guna menjawab tantangan zaman yang kini sarat dengan berbagai inovasi, khususnya di bidang teknologi komunikasi dan informasi, pada Dies Natalis ke-65 Unpar mengangkat tema “Menghidupi Budaya Digital Menuju Keadaban Baru.” Hal ini menegaskan kembali keinginan Unpar untuk terus berkembang dan berinovasi, sesuai dengan peradaban yang dihadapi,” papar Mangadar, di gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) Unpar, Jalan Ciumbuleuit No 95 Kota Bandung, Sabtu (18/1/2020).

Sebagai wujud kecintaan Unpar kepada budaya tradisional khususnya Jawa Barat, Unpar menggelar pementasan Wayang Golek di Halaman Parkir Gedung Rektorat Unpar. Pagelaran yang mengangkat lakon “Pawana Denta Kusumah,” dipimpin oleh dalang Deden Kosasih Sunarya, Putra Giri Harja 2. Pagelaran wayang golek terbuka untuk umum, khususnya bagi masyarakat di sekitar lingkungan Kampus Unpar di Ciumbuleuit, Bandung.

Pada Kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pada sambutannya mengajak Unpar untuk berkontribusi dalam pembangunan dan mewujudkan visi Juara Lahir Batin. “Di sini hadir orang-orang pintar yang diharapkan bisa bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat. Kami meminta universitas yang ada, termasuk Universitas Katolik Parahyangan ini, kami ingin bekerja sama untuk memajukan Jawa Barat,” kata Uu.

Pada rangkaian Dies Natalis Unpar tahun ini, yaitu menghadirkan tiga mata acara utama, yaitu Perayaan Dies Natalis ke-65 diselenggarakan di Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG). Kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi sebagai wujud syukur Unpar, yang dipimpin oleh Uskup Bandung, Antonius Subianto Bunjamin,Uskup Bogor Paskalis Bruno, dan Uskup Purwokerto Christophorus Tri.

Sumber: RRI.co.id, Sabtu 18 Januari 2020